Skip to main content

Posts

El Tari International airport-Kupang

Hampir 3 mingguan lebih aku habiskan liburan kuliah bersama keluarga di Dili. Kini saatnya aku harus kembali ke Indonesia memulai kembali aktifitasku sebagai seorang mahasiswa di Indonesia. Awalnya rute yang akan kuambil adalah Dili-Bali-Jakarta namun recana tersebut dibatalkan karena beberapa alasan: 1. kalau mengambil rute direct flight Dili-Bali-Jakarta maka, penulis tidak punya waktu untuk photo-photo ( taking photo's my hobby he.e). 2. pertimbangan biaya;  Dengan alasan tersebut di atas; akhirnya kuputuskan untuk mangambil rute Dili-Kupang-Jakarta. Beberapa travel yang menyediakan jasa pengangkutan penumpang diantaranya: Timor travel, Paradise dan Desert valley (maaf kalau). harga tiket Dili-kupang berkisar $ 20an dan untuk mencapai kota Kupang bisa memakan waktu 10 jam. Perjalanan dari Dili menuju Kupang betul-betul melelahkan namun begitu terkesan. Setelah bermalam di kota Kupang; pagi hari aku langsung menuju Bandara udara El Tari Kupang untuk membeli tiket pesawat menuju J...

Before reached Batugade border

Fuel station-Banana Road-Dili Lafatek-Comoro street Bridge Construction-Liquisa District

bakso Kota, Cak Man Malang hadir di Timor Leste

Suasana Kota Dili kini semakin diramaikan dengan hadirnya beberapa pusat pertokoan dan restoran. Salah satu restoran yang patut dikunjungi adalah restoran Bakso Kota Cak Man Malang yang terletak di dekat kantor Bank ANZ Dili. Banyak pilihan menu yang tersedia namun yang lebih menarik adalah Rasa Bakso asli asal kota Malang ini. Semoga dengan semakin membaiknya ekonomi dan situasi keamanan di Timor Leste semakin menarik investor untuk menanamkan modalnya di bumi Timor Leste.

Bilhete de Identidade de Timor Leste

Proceso atu hetan Bilhete de Identidade (BI) Timor Leste iha tipo rua (2): Ba Funcionario publico no ba Cidadaun Normal. Funcionario publico, atu trata BI kada ministerio mak sei responsabiliza maibe ba cidadaun normal; ita rasik mak trata rasik. Atu hetan Bilhete de Identidade cidadaun ida-ida persiza prepara documentos hanesan tuir mai: photo copia Certidao RDTL: tahan ida (1) Photo copia Cartao Eleitoral RDTL: Tahan ida (1) Pas photo 3X4 : tahan ida (1). Se decumentos sira ne'e prepara ona, bele lori documentos sira ne'e ba iha Direccao Nacional dos Registos e do Notariado Caicoli-Dili (ex palacio das cinzas nian oin). Ba maluk sira nebe sidauk hetan BI bele ba trata no la persiza tauk tamba maluk funcionario iha Direccao ne'e sei atende ita ho diak.

My travelled to Oenesu WaterFall-Kupang

Entrance Oenesu waterfall others photo me in action

My travelling

Took Bus from Bandung-Jakarta Trans Jakarta Bus Way inside; only Rp. 3, 500. Way back to Bandung use Xtrans bus Warning messages Warning Messages transit area and relaxation

Sunday morning in Gazibu-bandung

gasibu Bazaar Gasibu Street view playing with monkey massage reflection therapy services selling rat poison

Husi funcionario temporario ba funcionario permanente

Antes atu hakerek lian fuan ruma iha blog ida ne'e, uluk nanain hau hato'o parabens ba Funcionario temporario tomak nebe iha dia 1 de Julho 2011 atu simu posse atu sai nudar funcionario permanente iha Governo Timor Leste nian laran. Tuir noticia nebe hasai husi http://suara-timor-lorosae.com/berita-5707-aban-funsionariu-13227-simu-pose.html ; hamutuk funcionario 13.277 nebe sei simu posse sai nudar funcionario permanente iha ministerio ida-ida. Dia de 1 de julho 2011 sai hanesan loron ida que importante tebes ba kolega sira nebe durante ne'e halao servico iha ministerio ida-ida hodi dedika-an; la sura kolen no terus hodi hein nafatin sira nian statu iha tempo naruk nian laran, no ikus mai hetan duni sira nian dereito hodi sai funcionario permanente iha Governu nian laran. La iha informasaun klaru kona ba total funcionario iha Timor Leste iha tinan 2011, maibe ita hein katak ho transferensa husi statu funcionario temporario ba funcionario permanente bele servico diak liu tan...

Rest in Peace my dearest Sister

Namanya Suster Franchine, CB atau biasa anak-anak legio RPD  memanggilnya "MAMI". Aku mengenal beliau sekitar tahun 2007  ketika aktif di Legio Marie RPD Boromeus dimana beliau sebagai pembimbing rohaninya. Bagiku Suster "Mami" Franchine  adalah orang yang sangat istimewa; punya kepedulian kepada sesama dan seorang pendoa yang kuat. Tak terhitung begitu banyak perhatian, bantuan dan nasehat yang aku dapatkan dari beliau. Namun kini semuanya telah sirna, tanggal 3 juni sekitar pukul 11.13 aku  dikejutkan oleh SMS dari anak-anak Legio RPD yang isi " Bang Mami sudah meninggal jalm 9.55 di RS. ST. Boromeus". Awalnya aku kurang percaya akan SMS tersebut karena SMS yang sama sempat aku  terima sekitar seminggu sebelumnya, namun kali ini aku percaya bahwa suster " Mami" franchine sudah meninggal. Selamat Jalan "mami" Franchine semoga beristirahat kekal bersama-Nya. Kata-katamu " Prinsip, disiplin dan Tanggungjawab akan selalu kukenang se...

Visit monumen perjuangan rakyat Jawa Barat

In front of the monument wall photo Walls photo don't touch the relief walls

Tak sengaja...

Hari ini tak sengaja aku ketemu seorang ibu bersama dua orang anaknya di dalam angkot jurusan Kelapa-buah batu. Anak yang besar umurnya kira-kira 8 tahunan duduk di sebelahku sedangkan yang kecil dalam gendongan ibunya. Tiba-tiba si ibu itu bertanya pada putra tertuanya yang kebetulan duduk persis di sebelahku, Dek panas ya!! tanpa sadar perhatianku langsung tertuju pada anak ini. Lalu si ibu ini mulai menceritakan keadaan anak ini kepadaku. Bang!!! anak ibu ini menderita kanker ganas di alat kelaminnya. Seakan ingin menyakinkan aku, anak ini langsung membuka celana dan memperlihatkan penyakit yang sedang di deritanya ( kebetulan dalam angkot cuma aku dan ibu beserta dua anaknya). Ketika ku perhatikan, alat kelamin anak ini terjadi pembengkakan yang cukup besar dan membuat aku semakin kasian akan penderitaan anak ini. Setelah itu, ibunya mulai bercerita, suamiku sudah meninggal delapan bulan yang lalu karena kecelakaan motor. Anak ibu ada tiga orang, yang paling besar dipelihara oleh g...

My Blog Followers Disappeared

This morning, i couldn't see my blog followers features in my blog. I really don't understand why it was happened. After do searching on Net i found the solution. Please Follow me the steps: Open your Mozilla Firefox ( In my case, see picture above or first step), click on tools and click on clear resent history and then continue to The second steps ( see Picture below). Finally don't forget to click Clear Now . If this steps helping you, don't forget to leave your comments. Thank you. Second steps

DENHAAG-Klapertaart-Bandung

if no space available for advertising you can use this model Oleh-oleh Bandung Spesial

noname and no title

Pengamen jalanan or street singer. When you take public or private car in Bandung, near traffic light sign  you will find young  man with his guitar  sing a song from various music. After  finished,  he will beg you to give amount of money. How much money you want to give them is depend on you.

Around Bandung City

Advertising Mr Tukang parkir in Action

Tahu and Bakso

If you ever visit to Bandung-West Java-Indonesia, you will see these pictures. They called Gerobak ( made it from three wheels with cover) Bakso and Tahu. The price will vary, depend on your appetite. If you want to buy Bakso  they will charge you around RP. 5000 ( convert to US Dollars is equivalent to 50 cents).

Dr Kerry Taylor-Leech

 Namanya Dr Kerry Taylor-Leech. Perkenalan penulis dengan Dr Kerry Taylor-Leech bermula ketika Dr. Kerry  meminta ijin untuk mengambil salah satu photo yang di muat di blog ini. Photo tersebut penulis ambil tahun 2009 di Timor Leste. Dalam email balasan penulis menulis dalam bahasa inggris yang kira-kira maksudnya seperti ini" Terima kasih Dr. Kerry, nama saya Paulo da Costa, saya adalah pemilik blog ini, saya mengijinkan anda untuk mengambil photo tersebut dan berharap hasil karya anda bisa bermanfaat bagi Negara Timor Leste". Setelah beberapa kali melakukan kontak melalui email. Komunikasi kami sempat terputus dalam waktu yang cukup lama yakni sekitar 5 bulan-an., tiba-tiba penulis dikejutkan dengan email dibawa ini: Dear Paulo, I have great pleasure in attaching the online version of my article in which your photo is featured. You will be the first person to read it. I hope you approve of what I wrote and enjoy it.  Thank you again for letting me use your photo. L...

During seminar-Banners

2nd International Seminar & Exhibition " Snapshot of Content Business in Todayps ICT Industry

Ohin ho colega Julia studante S2 iha IMTEL, tuir seminar international ho tema" Snapshot of Content Business in Today's ICT Industry" iha Hotel Preanger, Bandung-Indonesia. Tuir convite tuir lolos seminar hahu iha tuku 7.30 horas Indonesia, maibe tamba problema seluk seminar foin hahu iha tuku 8.30. Participante kuaze ema 100 no maioria husi praktisi industry, studante magistrado no seluk tan. Seminar ne'e hetan suporta husi Institut Manajemen Telkom, Telkomsel no telkom Indonesia. Dr.Ir. Aswhin Sasongko, MSc (Dirjen aplikasi telematika Kementerian komunikasi dan Informatika indonesia) uza lingua ingles hato'o lian fuan barak kona ba planu no difikuldade nebe Governu Indonesia halo liu-liu iha area Infrastructure ( fiber optic, ICT content, Game industriy, e-business no seluk tan, developing legal software, human resources development, no propose using local product in broadcasting insdustry). Depois session primeiro remata, kontinua ho coffee break. Iha session s...

From Dili (Timor Leste) to Kupang (Indonesia)

Foto ini di ambil ketika penulis kembali ke Indonesia sehabis liburan kuliah bersama keluarga di Dili-Timor Leste. Tampak dalam foto suasana kendaraan dari Dili terpaksa di hentikan sementara karena adanya pernbaikan jalan yang rusak akibat hujan. Sebagai negara baru Timor Leste dihadapakan pada beberapa permasalahan yang harus turut dipikirkan oleh seluruh elemen masayarakat Timor Leste (akademisi, politikus, ekonom dll.). Masalah-masalah tersebut diantaranya: perbaikan infrastruktur (jalan, jembatan) yang notabenenya merupakan peninggalan Indonesia yang kondisinya sudah mulai rusak atau kurang adanya perawatan. menurut http://timorlorosaenacaodiario.blogspot.com/2011_01_16_archive.html;  hampir 80 percent kondisi jalan di Timor Leste rusak akibat hujan dan tanah longsor. Oleh sebab perlu di dilakukan study kelayakan ( visibility study) terhadap seluruh permsalahan terutama jalan raya agar, proyek-proyek tersebut bisa bertahan lama dan  terhindar dari pemborosan anggaran.