Skip to main content

Posts

Showing posts from July 27, 2010

Penjual jeruk

 Dalam foto ini, tampak seorang penjual jeruk sedang sebuk menjajakan dagangan di sekitar kota Dili. Aktivitas semacam ini, cukup sering kita temui di Timor Leste. Banyak keluarga kurang mampu baik orang tua, muda-mudi maupun anak-anak terpaksa harus berdagang kecil-kecilan  untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini sangat bertolak belakang dengan komentar Deputi Menteri Ekonomi Timor Leste Cristiano da Costa yang menyatakan bahwa tahun 2010 Timor Leste mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 12%. Data ini menurut penulis belum  cukup untuk mengambarkan situasi ekonomi masyarakat Timor Leste secara keseluruhan. Di alam kemerdekaan ini, khususnya di kota Dili, Masyarakat  Timor Leste seakan tidak mampu untuk bersaing dengan para pebisnis dari Cina, Australia, Malaysia, Singapur, Portugal, Indonesia ataupun negara lain. Hampir seluruh pusat bisnis di Timor Leste telah dikuasai oleh para pebisnis dari negara yang penulis telah disebutkan di atas. Selain karena minimnya modal usaha

mari kita dansa

Bagi masyarakat Timor Leste atau masyarakat luar yang pernah ikut acara pesta pernikahan, ulang tahun maupun pesta syukuran yang diselenggarakan oleh masyarakat Timor Leste, pasti pernah melihat acara dansa. Dansa; bagi masyarakat Timor Leste tidak  hanya sekedar hiburan belaka tapi mengandung sebuah ungkapan perasaan kasih sayang, cinta dan persahabatan sesama makhluk ciptaan Tuhan.   Dalam acara dansa tentu saja ada syaratnya loh.. Syarat yang pertama adalah sehat jasmani dan rohani (kayak mau ikut pemilu aja eee). Syarat yang kedua adalah gaya dansa baik pria maupun wanita harus serasi ( karena posisi pasangan berpegangan tangan dan berpelukan (dalam arti positif loh...) lebih jelas silahkan lihat photo om dan tantekoe lagi dansa di   acara pernikahan kerabat di atas. Syarat yang ketiga harus bersikap sopan dan santun selama acara berlangsung.