Skip to main content

Posts

Showing posts from April 16, 2012

Congratulation for CJITL

Hari ini seluruh masyarakat Timor Leste sedang menantikan siapa yang akan mengantikan Ramos horta untuk duduk sebagai presiden Timor Leste periode 2012-2017. Dua kandidat yang tersisa Taur Matan Ruak dan Lu Olo harus bersaing ketat untuk merebut kursi presiden. Dalam segala keterbatas yang ada, masyarakat Timor leste terutama bagi yang hari tidak bisa berpartisipasi di event ini sangat berterima kasih kepada media online Centru Jornalista Investigativu Timor Leste (CJITL) di group facebook dengan id CJITL.org, karena hanya melalui  group facebook inilah para anggota yang tergabung di dalamnya selalu mendapat informasi yang up to date mengenai hasil perhitungan suara sementara pemilihan presiden tahap ke dua yang sedang berlangsung di Timor Leste. Data yang penulis berhasil himpun dari berbagai sumber menunjukkan kandidat Taur Matan Ruak sementara unggul dari lawannya Lu Olo. Untuk lebih jelas lihat data statistik berikut: Andaikan data tersebut benar, maka Taur Matan Ruak akan me

Thank you Mr. Bradley Marlissa

Beberapa hari yang lalu penulis dikagetkan oleh email yang dikirim oleh Bradley Marlissa, Seorang blogger indonesia yang cukup lama kukenal walau belum pernah ketemu face to face . Isi emailnya mengenai pemberitahuan dimuatnya hasil interview via email dengan penulis beberapa hari lalu di  http://indobrad.web.id/  dengan judul Adakah blogger di Timor Leste?. Sebagai orang Timor leste yang punya hobby membaca dan suka berselancar di dunia maya tentu sangat senang dengan dimuatnya hasil wawancara kami di  http://indobrad.web.id/  walau ada sedikit rasa kurang percaya diri kalau membayangkan orang indonesia yang membaca blogku he.he.. KENDALA BAHASA Sebagaimana yang telah tulis oleh Bradley Marlissa di   http://indobrad.web.id/ bahwa blog ini menggunakan bahasa Tetum, dan bahasa Indonesia meskipun kadang juga pakai bahasa inggris tapi hal itu jarang ku lakukan karena bahasa ingrisku sangat minim dan tata bahasanya masih kacau balau sehingga penulis lebih memfokuskan diri untuk menulis