Skip to main content

Posts

Persiapan Pameran di Mercado Lama

Inilah, persiapan para peserta pengikut pameran di Ex Mercado lama Dili. Sesuai penuturan dari salah satu peserta NGO bernama "Mata dalan" dari Baucau menyatakan bahwa: para peserta yang ikut pada pameran kali ini adalah mereka yang telah mengikuti training dari NGO CDE (Centro Desenvolvimento Empresarial). Memang peserta kali ini kelihatannya dari para ibu-ibu yang selama ini  mempunyai beberapa usaha kerajinan tangan yang dikelola secara berkelompok atau dalam bentuk NGOs lokal. Ketika penulis mengunjungi lokasi pameran, cukup banyak peserta sedang mendekorasi ruang pameran. satu stand atau ruangan dibagi menjadi dua bagian berupa dua meja dan dua kursi. Masing-masing meja akan dipajang hasil karya satu NGO. Sehingga bisa dibayangkan betapa ramainya kalau seluruh NGO  diteritori Timor Leste diundang dalam event ini. Bagi yang penasaran silahkan datang dan melihat secara dekat pameran ini pada tanggal 14 -18 oktober 2009.

taman Lecidere

Terletak di tepi pantai Dili. Kebanyakkan acara keagamaan katholik seperti misa dan perarakan patung bunda Maria, Patung Yesus selalu menggunakan halaman disekitar Patung Lecidere. Pada saat mengunjugi lokasi, penulis melihat ada beberapa pekerja yang sedang merehabilitasi taman, lampu dan memasang kain yang berwarna warni menghiasi lokasi taman. bukan itu saja, Kehadiran penjual kelapa muda, pedagang kaki lima yang berjejer ditepi pantai semakin menambah keramain kota Dili. Memang akhir-akhir ini, pemerintah di pimpinan Xanana Gusmao sedang giat-giatnya untuk Memajukkan sektor turism di Timor Leste. Telebih kota Dili, sebagai ibu kota negara. Namun sekali lagi, perlu adanya kesadaran dari seluruh komponen masyarakat di Timor Leste untuk mejaga lingkungan yang bersih dan sehat.

Hari pemilihan kepala Desa 9-10-2009

Inilah situasi di hari pemilihan kepala Desa disekitar kota Dili. Mayoritas masyarakat terutama yang berdomisili di Dili sangat antusias untuk memilih kepada suku di wilayah mereka. Sesuai dengan SMS yang diterima oleh Penulis dari perusahaan Timor Telecom bahwa acara pemilihan Kepala Desa akan berlangsung mulai dari jam 7.00-17.00 WTL dan masyarakat diharapkan untuk membawa kartu pemilu atau Cartao Eleitoral. Dari hasil pemantauan penulis di lokasi pemilu, suasana pemilu cukup kondusif, hanya beberapa aparat keamanan UN, PNTL dan Lokal staff yang berjaga-jaga di sekitar lokasi pemilu. prosedur pelasanaan pemilu kali ini cukup sederhana, peserta pemilu dibagi menjadi 2 baris dan pemilih harus membawa kartu pemilu. Sebelum memasukkan kotak suara, Pemilih masih punya waktu untuk bisa menilai siapa yang bakal jadi calon leader diwilayah mereka, sehingga masyarakat tidak akan salah pilih. panitia juga akan memeriksa dahulu kartu pemilu yang kita bawa. setelah selesai diperiksa kita aka...

FEIRA

FIAR: Feto Iha Emprego ba An Rasik, kalau diartikan secara gamblang (maaf  penulis bukan seorang ahli bahasa...loh) dalam bahasa Indonesia diartikan: "Kaum Perempuan di Timor Leste sudah saatnya untuk mandiri". Bagi kaum pria jangan cemburu ya..mungkin pameran hanya dikhususkan bagi kaum wanita.eeee... Pameran itu sendiri akan diadakan di Mercado Lama (pasar lama--jaman Indonesia)  dari tanggal 14-18 oktober 2009 yang kini telah disulap jadi tempat lokasi seminar atau pameran. Bagi kaum wanita yang punya home industry atau hasil karya lain jangan lewat kesempatan ini. untuk info lebih lengkap bisa menghubungi panita pameran.

Mari ikut pemilihan

Pada tanggal 9 oktober 2009, masyarakat Timor Leste akan berbondong-bondong mengikuti pesta demokrasi yakni pemilihan Kepada Desa. Di sekitar kota Dili sudah bertebaran poster dan spanduk yang bermunculan beraneka warna dan gaya bahasa. Sama seperti model pemilihan lainnya, untuk bisa berpartisipasi dalam pemilihan Kepada Desa (Chefe de Suco) ini para pemilih harus memenuhi beberapa kriteria diantaranya: Berkewarganegaraan Timor Leste, Mimiliki kartu pemilih (cartao Eleitoral ) dan lain-lain. Selain harus memenuhi persyaratan di atas masyarakat yang akan berpartisipasi dalam pemilihan harus memiliki penilaian tersendiri terhadap para kandidat di masing-masing lokasi pemilihan. Lalu siap yang berhak menyelenggarakan pemilihan di Timor Leste?. STAE adalah sebuah lembaga yang dipercayakan oleh Pemerintah Timor Leste untuk menyelenggarakan pemilih. STAE  tidak akan berjalan sendiri. CNE (Commisao Nacional Eleicoes) yang akan mengawasi proses pemilihan ini. Mengingat proses in...

pousada Maubesi

Pousada Maubessi merupakan salah satu obyek wisata yang dimiliki oleh masyarakat Timor Leste. terletak di Distrik Ainaro dan bernuansa alam. rasa penasaran karena penulis belum mengunjungi ini, membuat penulis menyempatkan diri untuk berfoto-foto dan mengamati pemandangan indah di lokasi pousada Maubessi. Di Timor Leste sendiri ada beberapa pousada yang cukup dikenal secara luas selain pousada maubessi, Balibo, ada juga pousada di Baucau. Sesuai dengan pengalaman penulis, banyak obyek wisata di Timor Leste kurang diperhatikan oleh baik itu pemerintah maupun masyarakat lokal. Kondisi ini cukup memprihatinkan, dan kalau situasi ini berlanjut maka Timor Leste akan kehilangan obyek wisata peninggalan jaman penjajahan yang tak ternilai harganya.

Belajar membuat kabel LAN

Inilah aksi para mahasiwa yang sedang melakukan kerja praktek di DNICT. Cukup banyak materi yang teman-teman di DNICT berikan diantaranya, Internet, Microsft Office, Cisco Router, dan konfigurasi server. Pada dasarnya para siswa dan mahasiswa ini punya minat yang cukup besar dibidang IT. Hal itu terlihat dari proses pelaksanaan training yang diikuti para peserta. Mereka cukup tekun untuk belajar dan belajar, memang ICT merupakan salah bidang yang cukup populer dikalangan mudah Timor Leste. Terlebih semua tugas yang diberikan oleh dosen dan guru tidak terlepas dari peranan sebuah komputer.  Itulah namanya tuntutan jaman, manusia semakin terikat oleh peranan teknologi seperti komputer, handphone dan lain sebagainya. Kesempatan inilah yang sering disalah manfaatkan oleh para penyedia internet dan perusahan Timor Telecom satu-satunya perusahaan telekomunikasi di Timor Leste. Sebagaimana telah diketahui umum bahwa biaya internet dan telepon cukup mahal di Timor Leste. Banyak anak mud...

Goa Jepang

Pada saat menghadiri seminar di district Viqueque, penulis ingin sekali menulis pengamalan selama melakukan perjalanan. Sebagaimana telah diketahui bersama bawah tanah Timor selain kaya akan sumber daya alam, juga terdapat beberapa karya budaya bekas peninggalan negara jajahaan. Salah satu diantaranya adalah goa Jepang. Sama seperti Goa jepang yang dimiliki oleh Propinsi Jawa Barat di sudut kota Bandung. Kalau punya kesempatan melakukan kunjungan ke Bandung jangan lupa kunjungilah tana sunda. Di obyek wisata Dago Pakar terdapat Goa peninggalan Jepang dan Rel kereta api peninggalan Belanda. Semua masih dijaga dengan baik dan menjadi salah satu obyek wisata yang cukup dikenal oleh masyarakat Bandung. Bukan itu saja,  Selain kondisi alamnya indah dan sejuk juga terdapat beberapa kedai makanan yang siap disajikan kepada para pelancong yang melakukan kunjungan ke obyek wisata tersebut. Memang bukan hanya obyek wisata Dago Pakar yang dimiliki oleh masyakat sunda ada juga beberapa obyek ...

Aksi para mahasiswa kerja praktek di lapangan

Para mahasiswa yang melakukan kerja praktek selain, dibekali ilmu pengetahuan mereka juga dituntut untuk bisa melihat secara langsung apa yang sedang atau akan dilakukan oleh kantor dimana mereka melakukan kerja praktek. Oleh sebab itu untuk lebih memahami ruang lingkup kerja DNICT, kami sengaja mengajak para mahasiswa ini untuk melihat secara dekat semua fasilitas Network yang dikelola oleh DNICT. Tempat-tempat yang kami kunjungi diantaranya: Fomento building, dan paling jauh Airport tower. Para mahasiswa ini tampaknya semangat sekali ketika aku ajak mereka untuk melihat Network yang dikelola oleh DNICT. Ada juga mahasiswa yang menyanyakan tentang sistem kerja perangkat seperti Wimax, Switch, Patch panel, dan lain-lain. Sekitar 45 menit kami habiskan diruang control  network di Fomento. Sekitar jam 15.00 kami melanjutkan kunjungan ke ruang control tower di Aiport Comoro. Sebelumnya tanya dulu apakah sudah pernah ke tempat tersebut atau belum? lalu mereka menjawab belum. Ya, inilah...

Perpisahan

Selama hampir 2 minggu, mahasiswa dari Institute Canossa melakukan kerja praktek di kantor DNICT. Banyak hal yang telah mereka pelajari di DNICT. Tali persahabatan yang telah dibina antara para mahasiswa dan pekerja kantor di DNICT begitu membekas. Menyatukan dunia pendidikan dan dunia kerja menjadi salah satu tujuan dari kerja praktek ini. Para mahasiswa tidak hanya dituntut untuk belajar dan belajar tapi mereka juga dituntut untuk bisa beradaptasi di dunia kerja. 2 minggu waktu sangat singkat, tapi setidaknya para mahasiswa ini sudah mempunyai bekal akan apa yang ingin mereka capai di masa depan. Acara kata perpisahan sendiri di awali ucapan terima dari Francisca Belo mewakili teman-teman dari Canossa Insttitute atas segala kebaikan, bantuan dan kerjasama dari pihak DNICT selama mereka megikuti kerja praktek. Menurut hasil observasi yang dilakukan oleh tim dari DNICT, memang harus diakui bahwa para mahasiswa ini sudah mempunyai pengetahuan di bidang ICT, selain itu mereka ...

Seminar ICT dan HRD di Viqueque

Pada tanggal 25 september 2009, penulis diundang oleh NGO Lokal TelkomTIL dan FRDHTL untuk jadi salah satu pembicara pada seminar yang bertemakan "Sistem Informasi pembangunan dan Teknologi" di kantor bupati Viqueque. Tidak ada persiapan khusus, kebetulan aku masih ada file presentasi mengenai project kantor yang dulu sempat aku presentasikan di acara lain di Dili. Dari Dili kami berangkat dengan menggunakan mobil ADB bersama Pak Hilman Akil Advisor ADB, Mauricio kandidat S2 di Instute Technologi Telkom atau dulunya sebut STT Telkom Bandung. diantara tim yang berangkat ke Viqueque, hanya akulah yang mengalami nasib sial, mungkin karena takut terlambat Pak sopir tancap gas cukup kencang belum lagi jalan di Timor Leste berbelok belok membuat aku mual, pusing dan muntah sampai 4 kali, maaf..jijik ya.. sebuah pengalaman yang belum pernah aku alami sebelumnya. Ketika sampai di Baucau jam sudah menunjukkan pukul 12.00. Aku mengajak teman2 makan siang dulu sebelum melanjutkan perjal...

Tokoh idola

Pada suatu hari, ketika melewati sebuah rumah, mataku langsung tertuju pada sebuah poster yang temple di rumah tersebut. Che Guevara upsssssss bukan che Guevara tapi che gandro. Kalau dilihat gambarnya memang mirip dengan Che Guevara yang selama ini dikenal umum yakni bertopi baret, rambut gondrong dan ganteng. Tapi kalau kita lihat tulisannya memang beda dan terkesan agak aneh dan lucu. Tapi itulah namanya kreativitas, segala sesuatu bisa dibuat lain agar orang yang melihat penasaran dan bertanya apa maksud tulisan ini. Kehidupan jaman sekarang banyak kaum muda yang mengidolakan seorang tokoh. Entah sang idola tersebut seorang pemain sepak bola seperti Cristiano Ronaldo, Mike Tyson (petinju), almarhum Michael Jackson (penyanyi), che Guevara (pahlawan) bahkan Xanana gusmao sebagai seorang tokoh idola bagi masyarakat Timor Leste. Kebanyakan tokoh idola ini mempunyai kharisma kepemimpinan dan jadi panutan masyarakat. Simbol ketokohan mereka akan terus dikenang walau sang tokoh idola ters...

Microlet Dili dan Monorel Jepang.

Inilah tipe dua model sistem transportasi di Timor Leste dan Jepang. Pasti banyak orang yang akan bertanya kenapa harus bandingkan Negara yang baru berdiri 10 tahun dengan Negara yang sudah berumur ratusan tahun?. Sekali lagi tidak ada unsur kesenjagaan membandingkan negeriku dengan negeri Jepang. Maksud dari tulisanku kali ini adalah bukan untuk membandingkan sistem transportasi Jepang dengan sistem transportasi yang ada di Timor Leste, suatu hal yang sangat berbeda sekali. Kebanyakan masyarakat Jepang lebih memilih monorel, dibanding menggunakan mobil pribadi atau bis. Karena bepergian dengan monorel tidak akan ada kemacetan lalulintas, dan halte-halte perhentian monorel ini sangat strategis baik itu dekat lokasi pusat perbelanjaan, kantor-kantor maupun apartement. Pemerintahan Jepang tahu betul bagaimana cara memberikan fasilitas terbaik buat masyarakatnya. Pada suatu kesempatan aku bertanya pada teman orang jepang, siapa nama orang terkaya di Jepang?. Teman itu menjawab: kalau di ...

Tea Party

Kalau diterjemahkan artinya pesta minum teh, sebuah acara yang sangat terkenal di Jepang. Sebelum acara ini dimulai para peserta dihibur oleh aksi panggung para ibu-ibu dan bapak-bapak yang bermake up ala para pemain badut. para penari sekaligus sebagai penyanyi yang sengaja diundang oleh JICA untuk menghibur para peserta JICA training yang berasal dari berbagai Negara. Umur mereka tergolong tidak muda lagi, tapi semangatnya luar biasa. Masing-masing peserta membawakan lagu dan tarian khas tradisional Jepang. Banyak peserta yang takjub melihat secara dekat aksi para ibu-ibu dan bapak-bapak ini. Satu per satu maju ke atas panggung menyanyi, bergoyang dan berpantomim ria. Lucu sekali…………… Setelah aksi para penari dan penari ini selesai, acara dilanjutkan dengan tea party. Seperti apakah tea party ini?. Tea party bagi masyarakat Jepang mengandung nilai tersendiri, tidak seperti teh yang kita minum sehari-hari yang sudah dicampur dengan gula. Teh yang akan kita minum di acara tea party ...

Tatapan anak Desa

Menulis blog, rasanya aku tidak bisa melakukannya tanpa ada obyek yang pantas aku tulis. Setiap kali bepergian ke Distrik selalu ku sempatkan diri untuk mengambil foto terhadap obyek yang ku anggap bagus dan menarik. Teknik pengambilan photoku masih sangat amatir, belum lagi kamera yang kugunakan hanya sekedar ala kadarnya. tapi itulah, ide menulis pengalaman akan muncul bila melihat hasil jepretanku. Melakukan perjalanan ke Kampung-kampung di Timor Leste adalah satu satu pengalaman yang tak ternilai harganya. Kadang kita terlampau terlena dengan hiruk pikuk kota Dili, macet. polusi udara, dan lain-lain. Kita seakan lupa bahwa masyarakat di perkampungan sangat membutuhkan pertolongan terlebih kehidupan anak-anak di perkampungan. Coba perhatikan photo kehidupan anak-anak di kampung transmigrasi jaman Indonesia kulu oan Suai sungguh sangat terbatas, tidak seperti anak-anak yang hidup diperkotaan. Untuk pergi ke sekolah kadang mereka harus jalan berkilo-kilo, panas terik mataha...

Taman bermain

Anak-anak pada umumnya perlu membutuhkan ruang untuk bisa mengekspresikan diri dan lingkungan sekitarnya. Kadang sebagai orang tua kita terlalu sibuk dengan rutinitas kita sehari-hari di kantor, diperusahaan dan lain-lain. Menyadari hal ini, kini banyak orang tua telah sadar bahwa kebersamaan bersama keluarga sangat penting untuk masa-masa pertumbuhan anak. Berakhir pekan bersama anak bisa menjadi salah satu tali perekat antara anak dan orang tua. Banyak anak yang terlibat  kasus-kasus kekerasan karena mereka tidak diperhatikan oleh orang tua dan lingkungan sekitarnya. Yang lebih mengerikan adalah, disalah satu berita di televisi indonesia ditayangkan sebuah kisah sedih yang dialami oleh seorang anak berumur 10 tahun. Karena faktor ekonomi, sang ibu tergiur oleh oleh ajakan seorang tetangga yang akan mengirim anaknya ke Jakarta. Sampai di Jakarta anak ini dipekerjakan ke seorang majikan. Cerita terus bergulir, anak ini mengalami penderitaan yang luar biasa, disiksa, disetrik...

Pantai Timor nan Indah

Dili, sebagai ibu kota negara Timor Leste terletak di tepi pantai. Kalau mau refreshing atau hanya sekedar ingin menghirup udara segar pilihlah tepi pantai Dili. Banyak kapal pasiar berjejeran di pantai, entah kapal itu milik para pelancong dari negara lain atau milik orang Timor Leste. Bukan itu saja, para pedagang kaki lima, penjual ikan bakar dan ketupat yang harganya cukup murah bisa kita temui sepanjang pantai Dili. Bagi yang berduit, silahkan mampir di satu satu restorant di sepanjang pantai, bermacam ragam menu akan tersedia di sana. Mau rasa Thailand, Kamboja, China, Indonesia atau Eropa tersaji di restorant tersebut. Biasanya restorant-restorant tersebut akan dipenuhi para tamu di waktu malam hari. Maklum biasanya hari pagi dan sore mereka sibuk dikantor sehingga tidak punya waktu untuk mengajak keluarga, teman, atau pacar ke restorant-restorant tersebut. Cukup indah dan menakjubkan ditepi pantai pada malam hari sambil menyantap makanan di restorant tersebut. Bi...

Let's learn how to design your own blog

Bagi yang punya hobi cerita, menulis atau hanya sekedar memasang photo secara online di internet, pilihlah blog. Karena di blog kita diberi kemudahan untuk membuat website sendiri tanpa dipunggut biaya alias free of charge. Tak percaya, lihatlah para siswa dan mahasiwa dari Don Bosco Fatumaca, Canossian sister institute, dan UNTL sedang giat-giatnya belajar membuat blog di kantor DNICT. Mudah sekali membuatnya, itulah komentar para peserta ketika mengikuti session training ini. Peserta tidak perlu belajar kode-kode yang rumit, tinggal ikuti semua instruksi yang telah disediakan di blog. awalnya mereka tidak percaya, tapi setelah dicoba mereka semakin penasaran. Rasa penasaran inilah, Bahkan beberapa peserta secara sembunyi-sembunyi mempercantik isi blog dengan judul yang lucu dan menarik. harapan kita dengan adanya Kehadiran teknologi informasi di Timor Leste, seperti internet, Mobile phone, bahkan mungkin dalam waktu dekat Timor Telecom akan menluncurkan teknologi 3G semakin menya...

Mojiko-Fukuoka-Jepang

sekitar bulan desember 2008 aku diberi kesempatan untuk mengikuti training yang disponsori oleh JICA ke Jepang. Training tersebut berlangsung hampir 3 bulan. Waktu yang cukup lama buatku. Lokasi training itu sendiri di Fukuoka prefecture bagi yang penasaran, silakan lihat sendiri di google map dimana itu letak kota Fukuoka. Walau tergolong negara yang kurang memiliki sumber daya alam, Jepang mampu dan tergolong negara maju dan kaya didunia. Selain itu peradaban masyarakat Jepang sudah sangat maju. Hal itu bisa dilihat dari kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup dan budaya hemat.  Kesenjangan sosial hampir tidak terlihat di Jepang. Sistem tata negara dan infrastruktur yang begitu canggih hampir melingkupi seluruh wilayah Jepang. Subway, Monorail, sinkanze (kereta api tercepat di Jepang) dan masih banyak yang penulis tidak dapat sebutkan satu persatu. Kota Fukuoka sendiri tidak terlalu padat seperti tokyo, tapi punya obyek wisata yang cukup menarik un...

Berlabuh menuju Jaco

Kalau sempat berkunjung ke Distrik Lospalos, jangan lupa mampir ke pulau Jaco. Perjalan dari Lospalos ke Tutuala sekitar 45 menit dan dari tutuala menuju pulau Jaco sekitar 15 menit dengan menggunakan kapal motor. Biayanya sekitar $ 6 perorang. Menurut masyarakat sekitar gelombang laut akan besar jika hari menjelang sore. Dan bila laut tenang orang bisa berenang menuju pulau Jaco. Ketika tiba di pulau itu kita akan takjub karena pasir putih dan air lautnya jernih sekali. Banyak orang UN yang menghabiskan week end di pulau tersebut. Mau bermalam bisa saja, tapi khusus orang Timor, orang luar tidak diperkenankan untuk bermalam di pulau Jaco. Kalau ada uang extra bisa aja bayar pemilik motor laut untuk mengantar mengelilingi pulau Jaco.