Selama hampir 2 minggu, mahasiswa dari Institute Canossa melakukan kerja praktek di kantor DNICT. Banyak hal yang telah mereka pelajari di DNICT. Tali persahabatan yang telah dibina antara para mahasiswa dan pekerja kantor di DNICT begitu membekas. Menyatukan dunia pendidikan dan dunia kerja menjadi salah satu tujuan dari kerja praktek ini. Para mahasiswa tidak hanya dituntut untuk belajar dan belajar tapi mereka juga dituntut untuk bisa beradaptasi di dunia kerja. 2 minggu waktu sangat singkat, tapi setidaknya para mahasiswa ini sudah mempunyai bekal akan apa yang ingin mereka capai di masa depan. Acara kata perpisahan sendiri di awali ucapan terima dari Francisca Belo mewakili teman-teman dari Canossa Insttitute atas segala kebaikan, bantuan dan kerjasama dari pihak DNICT selama mereka megikuti kerja praktek. Menurut hasil observasi yang dilakukan oleh tim dari DNICT, memang harus diakui bahwa para mahasiswa ini sudah mempunyai pengetahuan di bidang ICT, selain itu mereka sangat disiplin waktu. Bahkan mereka juga tidak berat hati untuk membantu teman-teman dari universitas lain yang sedang malakukan kerja praktek di DNICT. Setelah kata ucapan terima kasih selesai, dilanjutkan dengan acara penyerahan bingkisan special kepada pak Director DNICT Eng. Flavio C. Neves yang sengaja di bungkus dalam kotak susu dancow dan selembaran kertas yang isinya hanya pak Director yang tahu eeeee. Oh ya, para ini adalah mahasiswa tingkat akhir dan kita berharap semoga ke depan mereka bisa menjadi ahli-ahli ICT di Timor Leste.
Beberapa hari yang lalu penulis beserta keluarga yang lain menghadiri acara kawin adat yang di selenggarakan oleh keluarga kedua mempelai. Kebetulan yang pengantin laki adalah saudara sepupu jadi aku berusaha untuk hadir di acara ini.. Kawin adat sebetul adalah sebuah proses dimana kedua mempelai berjanji untuk mengikat tali pernikahan sah secara adat dan telah direstui oleh kedua belah pihak. Nah, dalam tulisan kali ini penulis tidak akan membahas sejarah munculnya kawin adat di Timor Leste tapi yang penulis tekankan disini adalah tata cara pernikahan adat yang diakui secara luas di Timor Leste. Proses pernikahan adat meliputi beberapa tahap: 1. Tahap persiapan Pada tahap ini, keluarga mempelai laki mengundang sanak saudara untuk duduk bersama dan meyiapkan strategi apa yang harus diomongkan ketika berhadapan dengan pihak mempelai wanita. Strategi yang penulis maksud disini adalah berapa biaya yang harus dipersiapkan oleh mempelai laki sebelum dibayarkan ke pihak mempelai...


Comments