Skip to main content

Posts

Pagi yang cerah...

Kota Bandung, pagi hari ini cukup cerah. lalu lalanng manusia baik yang menggunakan kendaraan beroda dua maupun yang beroda empat. hiruk-pikuk manusia ditambah bisingan suara, bunyi peluit para tukang parkir menmbah keramaian di pagi hari ini. Satu hal yang kadang membuat pusing kepala adalah kemacetan lalulintas. kadang terjebak hampir satu jam dalam angkotan kota, sambil memperhatikan gerak-gerak para pengamen jalanan yang mencari duit dengan menyanyi lagu-lagi terbaru milik para artis terkenal. memperhatikan semuanya ini, membuat aku sadar ternyata hidup ini kadang tidak adil, yang kaya tetap kaya sedangkan yang miskin tetap miskin bahkan kadang dilupakan..Semoga hal ini tidak terjadi pada negeriKu..Timor Leste..

Timor Leste, dan permasalahannya

Sejak melepaskan diri dari negara Republik Indonesia pada tanggal 20 mei 2002. Timor leste, secara perlahan namun pasti, mulai terlihat ada perkembangan. Kota Dili, yang dulu tahun 1999 boleh dikatan kota mati, dan dilanjutkan dengan peristiwa bernuansa ras tahun 2006, kini mulai terlihat ramai dipenuhi kendaraan bermotor, pusat pertokoan, pusat pendidikan, hotel, dan beberapa sarana pendukung lainnya. Selain itu, dari sisi pemerintah sendiri, melalui program merenda scolar ( untuk anak SD dapat jatah makan gratis), Subsidi bagi orang tua lanjut ( biasanya dibayar 6 bln sekali), sekolah gratis di sekolah negeri, pengobatan gratis, mendirikan pusat pelatihan bagi kaum muda yang ingin mengadu nasib di Korea, memberi beasiswa bagi tenaga terdidik untuk belajar diluar negeri terutama dibidang kedokteran, pertanian, perminyakan, pertambangan, serta bidang lain yang sangat dibutuhkan bagi pembangunan Timor Leste. Melihat hal ini, tentu saja sebagai orang Timor Leste, bangga dan punya rasa op...

Simu estudante foun in Bandung

Iha dia  27 de Novembru Ikatan Mahasiswa & Pelajar (IMPETIL) iha Bandung, halo serimonia simu estadante foun iha salao AMIK-Bandung. Serimonia nebe tuir lolos hahu iha horas 9 dader, maibe hahu fali iha horas meudia ou tuku 12.00 WIB. Serimonia ne'e hetan asiste dereitamento husi Sr. Paulino Atase Edukasaun husi TL embassy iha Jakarta, representante kampus AMIK-Bandung, inan-aman, nomos maluk Timor-an sira nebe tama relijasaun muslim nebe durante ne'e hela no servico iha Bandung. "Estudante mak sai Naroman ba Timor Nian Future" sai hanesan tema ba serimonia ida ne'e. Iha dirkursu Sr. Paulino nudar representante Ambassador Timor Leste iha Jakarta fo lian menon no parabens ba Estudante Timor oan iha Bandung hodi estuda didiak hodi bele desenvolve nasaun Timor Leste iha futuru. iha serimonia ne'e hetan suporta financerio husi TL Embassy, Timor oan  iha Bandung no estudante sira. Iha serimonia ida ne'e mos iha atraksaun "KABARET" husi estudante ...

Mengunjungi pameran IPv6 di Researh and Development Center-Telkom Bandung.

tanggal 18 November 2010 penulis bersama mahasiswa seangkatan bersempatan mengunjugi pameran tentang Internet Protocol Versi 6 atau yang biasa disingkat IPv6 yang diselnggarakan di gedung OASIS, R&D Center Telkom dijln. Gegerkalong -Bandung. IPv6 adalah pengembangan dari IPv4 dan menurut data yang penulis peroleh dari hasil kunjungan kami ke pameran tersebut menunjukkan hanya sekitar 4% dari kapasitas total untuk dibagi ke seluruh dunia atau dengan kata lain tinggal 200 hari lagi IPv4 akan berakhir. Hal tersebut inilah yang memaksa perusahaan Telkom sebagai salah perusahaan Telekomunikasi terbesar di Indonesia untuk mulai menyiapkan diri dalam mengimplementasi IPv6 ke customer yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain menyimak presentasi tentang IPv6, para tamu yang terdiri dari mahasiswa S2 ITTELKOM dan mahasiwa  BINUS dari Jakarta, diperlihatkan bagaimana teknologi yang berbasis IPv6 bisa dgunakan untuk memonitor, menyalakan lampu dan menutup kain korden dengan menggunakan a...

With friend from Nigeria

Salihu Jaafaru Aliyu, his from Nigeria and work for Federal Ministry of Information and Communication in FCT-Abuja. He is been in In Bandung-Indonesia last year. Currently he is taking master degree in ITTELKOM-Bandung. Apart from his daily activities, he also provide  English Short course for students who want to learn English language. Good Luck Bro..

With Game developer

Dua anak muda ini masing-masing bernama Handy Yuspandi dan Fandy ludrayadi. Handy adalah mahasiswa Desain Komunikasi Visual '2007 sedangkan Fandy adalah mahasiswa IF ITTELKOM. Pertemuan dengan dua anak muda yang punya hobi membuat game ini, cukup terkesan karena selain mereka masih sangat muda juga punya bakat luar biasa dalam mengambar, mendesain dan mengaktualisasikan gambar tersebut kedalam program komputer hingga menjadi sebuah game. Handy bertugas membuat gambar atau bertugas sebagai artist dan Fandy sebagai desainer atau programmernya. Kedua anak muda betul-betul menikmati dunianya sebagai developer game. Dan yang lebih membuat penulis takjub adalah salah satu diantara mereka ternyata sudah punya studi game sendiri dan sudah mendapatkan penghargaan dan menghasikan uang sendiri. Bagi yang penasaran silakahkan kunjungi website mereka di www.raide.devianart.com dan www.fandrey.lucidrine.com . Mental kerja keras tanpa mengenal lelah hingga menghasilkan hasil karya yang mampu men...

Buka puasa bersama

with friends on the event of " Buka Puasa Bersama". This picture was taken a week before Ramadhan. We really enjoyed this event and hoping that next year will have Second "buka puasa bersama" in Indonesia. Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1431 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Taman Wisata Dago Pakar

 photo ini diambil oleh kawan penulis ketika sedang mengunjungi Taman wisata Dago Pakar. teman ini sering dikunjungi oleh masyarakat Bandung maupun masyarakat luar Bandung yang melakukan kunjungan ke Bandung. Tentu saja untuk memasuki Taman wisata Dago Pakar tersebut harus beli tiket yang telah disediakan oleh petugas. Di taman Wisata Dago Pakar tersebut selain dipenuhi oleh hutan-hutan lebat nan sejuk, juga ada Goa peninggalan Jepang dan Rel kereta api peninggalan Belanda. Sebagai kawasan wisata, Dago pakar ini juga dijagai oleh beberapa petugas yang khusus untuk menjaga kawasan ini agar tetap terlihat sejuk, menarik dan hijau. Timor Leste, tentu saja punya kawasan hutan dan Goa jepang yang tidak kalah menarik  dengan kawasan Wisata Dago Pakar ini. Di District Baucau ada goa peninggalan jepang yang biasa masyarakat Timor Leste menyebutnya "Goa Tujuh" karena ada tujuh goa ada dibawah bukit tersebut. Cuma hingga kini Kawasan Goa tujuh ini tidak terawat. Selain itu selaku orang...

Timor Leste scholarship student in Indonesia

Started from this year Government of Timor Leste under Ministry Infrastructure already sent about 15 Scholars to get study in Indonesia. About 6 person spreads in several universities in Bandung-Indonesia. One of them is Filomeno da Silva or Alome. He is finished his degree at UNIKOM (Universitas Komputer Indonesia) Bandung-Indonesia. After that he returned to Dili to work as Government staff for Ministry of Infrastructure. Now he Got Scholarship from ADB to continue his master degree in ITB Bandung. Good Luck Bro.

Pasiar Ba Tangkubang Perahu

Semana liu ba, colega Juliana, Isolino, no Meno bolu atu ba pasiar oituan iha Tangkubang Perahu-Lembang, fatin nebe historik tebes iha rai Bandung-Jawa Barat.  Ba hau, visita ida ne'e ba dala rua ona. Visita primerio iha tinan 1997an, nebe agora hau hare hanesan iha mudansa barak iha area Tangkubang Perahu. Maibe visita ida ne'e labele halo survei barak tamba udan boot no loron mos komesa kalan ona. Atu tama ba fatin ne'e tenkeser selu tiket ho valor Rp. 60.000an. too tiha fatin tangkubang perahu nian tutun ita bele hare ai suar husi lokasi refere, maibe la kleur iha neba tamba belerang nian iis no udan boot. Mak ne'e report husi Bandung tempo seluk ita hasoru malu..Desculpa tamba kleur ona la update blog ida.

Perjalanan menuju kota Bandung

Pengalaman berpisah dengan istri dan kedua putriku, kali ini rasanya cukup berat untuk kujalani; terutama dari rumah becora menuju bandara komoro Dili. Aku dihadapan pada sebuah yang situasi yang sulit terutama melihat putriku yang tertua terus menangis dan menangis ketika aku pamitan mau check in ke pesawat merpati MZ 8490 Dili-Denpasar. Apaa,…Apaa hau hakarak ba hotu (Ayah..ayah aku mau ikut) begitulah kata-kata yang keluar dari bibir putriku ketika aku pamit menuju ruang tunggu di bandara Comoro. Lalu sambil memeluknya Aku bilang “labele tanis e..apaa ba sosa sonalie nia tas berbie, anting pink no jaket pink ( jangan nangis ya..bapa pergi beli sonalie punya tas berbie, anting pink dan jaket pink)”. Memang putriku yang tertua warna kesukaannya adalah warna pink dan boneka berbie, jadi untuk menyenangkannya hatinya aku janji bila balik ke Dili nanti, akan kubelikan barang-barang kesukaanya. Aku berangkat dari bandara Comoro pukul 14:30 waktu Timor Leste dan tiba di Nguurah rai-Bali se...

Korea ICT Training

This photo was taken last 2003 ago, when we had training in Korea. We heard explanation from SK Telecom staff in their office.

To all DNICT Friends

Dia 3 de Agusto 2010 hanesan loron nebe importante ba hau nian moris iha mundo ida ne'e. iha loron ne'e haun hetan oportunidade atu ba buka esperienca foun iha rai liur. Kuaze tinan 8 liu sai hanesan funcionario Governu Timor Leste iha Dili, hau hetan laos deit esperienca foun iha area ICT maibe hetan mos kolega no maluk barak iha servico fatin. Kolega servico sira ne'e hau sei la haluha iha hau vida tomak. Mesak ema furak-furak deit, mai husi back ground ketak-ketak maibe ami sempre servico hamutuk ho dedika an makaas hodi dezenvolve nasaun Timor Leste iha area ICT. Tamba ne'e, hau senti triste tebes wanhira hau tenke husik hela kolega sira ne'e. Thank you for all friends,  i know, it is very hard to say, but i don't have a choice i have to go and trying to get new environment in my life.

Timor Leste-Indonesia Border

other activities of President Ramos Horta in the Border of Timor Leste-Indonesia

Tour to the Border

Perjalanan dari Dili ke Motain perbatasan Timor Leste-Indonesia dimulai jam 8.30 WTL. Dalam perjalanan kali ini penulis ditemani Pak Hilman Akil dan Lindalva. Kebetulan penulis menempati kursi depan, sehingga bisa leluasa mengambil foto ke beberapa obyek yang penulis suka dan patut untuk diceritakan dalam blog ini. Foto yang dipajang di blog ini, adalah refleksi dari kisah perjalanan menuju Mota ain; border antara Timor Leste-Indonesia. Di foto pertama  kondisi jalan raya yang jaraknya sangat berdekatan air laut. Jalan raya tersebut telah mengalami pelebaran setelah terjadi longsor beberapa tahun lalu. Foto kedua adalah jembatan Lo'es yang dibangun sejak zaman Indonesia dan sampai sekarang masih digunakan. foto ketiga tampak mobil kami dihalangi oleh kerbau yang sengaja dibiarkan oleh pemiliknya untuk berkeliaran dan mencari rumput di sekitar jalan raya. Foto keempat tampak bis dari District Maliana sedang mengangkut penumpang menuju Dili. Setelah melewati perjalanan yang me...

Penari tradisional dari Timor Leste

Ini adalah foto anak-anak Timor Leste dengan memakai pakaian tradisional dimana mereka ditugaskan khusus untuk menyambut President Timor Leste dan pejabat Penting Repulik Indonesia dalam acara peresmian border pass di Mota ain-Maliana. Dalam tradisi masyarakat Timor Leste, Selain memiliki kain khas asli Timor Leste yang biasa disebut "Taiss" juga ada tarian tradional "tebe-tebe" dalam menyambut seorang tamu baik itu tokoh negara, tokoh masyarakat maupun tamu dari negara lain. Selain kekayaan budaya yang telah penulis sebutkan di atas, Timor Leste juga memiliki karya budaya berupa rumah adat dalam bahasa tetum disebut "UMA ADAT" dan Pedang tradisional "Surik" untuk digunakan sebagai souvenir bagi para tamu yang mengunjungi Timor Leste.

Peresmian border pass antara Timor Leste dan Indonesia

Hri ini tanggal 28 juli 2010 ada peristiwa penting terjadi di perbatasan Timor Leste-Indonesia di Batu gade District Maliana. Peresmian Border pass bagi masyarakat yang tinggal disekitar perbatasan antara Indonesia-Timor Leste. Selain dihadiri oleh President Timor Leste Dr. Ramos Horta juga hadir beberapa pejabat dari kedua negara diantara Menteri luar negeri Timor Leste Dr. Zacarias da Costa, Menteri statal para diretur dari kementerian lain, Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia dan tamu udangan dari UNMIT, sedangkan dari pihak Indonesia yang hadi di acara ini antara lain Perwakilan dari KBRI di Timor Leste, Dandim NTT, Serta para pejabat NTT lainnya. Dalam kata sambutan yang disampaikan dalam Bahasa Tetum dan Ingris, President Timor Leste mengucapkan Terima kasih kepada Pihak Timor Leste maupun pihak Indonesia yang telah lama berkomitmen untuk mengimplementasi sistem Border Pass bagi masyarakat kedua negara yang tinggal di perbatasan. Selain itu President Ramos Horta mengucapkan t...

Penjual jeruk

 Dalam foto ini, tampak seorang penjual jeruk sedang sebuk menjajakan dagangan di sekitar kota Dili. Aktivitas semacam ini, cukup sering kita temui di Timor Leste. Banyak keluarga kurang mampu baik orang tua, muda-mudi maupun anak-anak terpaksa harus berdagang kecil-kecilan  untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini sangat bertolak belakang dengan komentar Deputi Menteri Ekonomi Timor Leste Cristiano da Costa yang menyatakan bahwa tahun 2010 Timor Leste mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 12%. Data ini menurut penulis belum  cukup untuk mengambarkan situasi ekonomi masyarakat Timor Leste secara keseluruhan. Di alam kemerdekaan ini, khususnya di kota Dili, Masyarakat  Timor Leste seakan tidak mampu untuk bersaing dengan para pebisnis dari Cina, Australia, Malaysia, Singapur, Portugal, Indonesia ataupun negara lain. Hampir seluruh pusat bisnis di Timor Leste telah dikuasai oleh para pebisnis dari negara yang penulis telah disebutkan di atas. Selain karena m...

mari kita dansa

Bagi masyarakat Timor Leste atau masyarakat luar yang pernah ikut acara pesta pernikahan, ulang tahun maupun pesta syukuran yang diselenggarakan oleh masyarakat Timor Leste, pasti pernah melihat acara dansa. Dansa; bagi masyarakat Timor Leste tidak  hanya sekedar hiburan belaka tapi mengandung sebuah ungkapan perasaan kasih sayang, cinta dan persahabatan sesama makhluk ciptaan Tuhan.   Dalam acara dansa tentu saja ada syaratnya loh.. Syarat yang pertama adalah sehat jasmani dan rohani (kayak mau ikut pemilu aja eee). Syarat yang kedua adalah gaya dansa baik pria maupun wanita harus serasi ( karena posisi pasangan berpegangan tangan dan berpelukan (dalam arti positif loh...) lebih jelas silahkan lihat photo om dan tantekoe lagi dansa di   acara pernikahan kerabat di atas. Syarat yang ketiga harus bersikap sopan dan santun selama acara berlangsung.