Skip to main content

Posts

Buka puasa bersama

with friends on the event of " Buka Puasa Bersama". This picture was taken a week before Ramadhan. We really enjoyed this event and hoping that next year will have Second "buka puasa bersama" in Indonesia. Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1431 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Taman Wisata Dago Pakar

 photo ini diambil oleh kawan penulis ketika sedang mengunjungi Taman wisata Dago Pakar. teman ini sering dikunjungi oleh masyarakat Bandung maupun masyarakat luar Bandung yang melakukan kunjungan ke Bandung. Tentu saja untuk memasuki Taman wisata Dago Pakar tersebut harus beli tiket yang telah disediakan oleh petugas. Di taman Wisata Dago Pakar tersebut selain dipenuhi oleh hutan-hutan lebat nan sejuk, juga ada Goa peninggalan Jepang dan Rel kereta api peninggalan Belanda. Sebagai kawasan wisata, Dago pakar ini juga dijagai oleh beberapa petugas yang khusus untuk menjaga kawasan ini agar tetap terlihat sejuk, menarik dan hijau. Timor Leste, tentu saja punya kawasan hutan dan Goa jepang yang tidak kalah menarik  dengan kawasan Wisata Dago Pakar ini. Di District Baucau ada goa peninggalan jepang yang biasa masyarakat Timor Leste menyebutnya "Goa Tujuh" karena ada tujuh goa ada dibawah bukit tersebut. Cuma hingga kini Kawasan Goa tujuh ini tidak terawat. Selain itu selaku orang...

Timor Leste scholarship student in Indonesia

Started from this year Government of Timor Leste under Ministry Infrastructure already sent about 15 Scholars to get study in Indonesia. About 6 person spreads in several universities in Bandung-Indonesia. One of them is Filomeno da Silva or Alome. He is finished his degree at UNIKOM (Universitas Komputer Indonesia) Bandung-Indonesia. After that he returned to Dili to work as Government staff for Ministry of Infrastructure. Now he Got Scholarship from ADB to continue his master degree in ITB Bandung. Good Luck Bro.

Pasiar Ba Tangkubang Perahu

Semana liu ba, colega Juliana, Isolino, no Meno bolu atu ba pasiar oituan iha Tangkubang Perahu-Lembang, fatin nebe historik tebes iha rai Bandung-Jawa Barat.  Ba hau, visita ida ne'e ba dala rua ona. Visita primerio iha tinan 1997an, nebe agora hau hare hanesan iha mudansa barak iha area Tangkubang Perahu. Maibe visita ida ne'e labele halo survei barak tamba udan boot no loron mos komesa kalan ona. Atu tama ba fatin ne'e tenkeser selu tiket ho valor Rp. 60.000an. too tiha fatin tangkubang perahu nian tutun ita bele hare ai suar husi lokasi refere, maibe la kleur iha neba tamba belerang nian iis no udan boot. Mak ne'e report husi Bandung tempo seluk ita hasoru malu..Desculpa tamba kleur ona la update blog ida.

Perjalanan menuju kota Bandung

Pengalaman berpisah dengan istri dan kedua putriku, kali ini rasanya cukup berat untuk kujalani; terutama dari rumah becora menuju bandara komoro Dili. Aku dihadapan pada sebuah yang situasi yang sulit terutama melihat putriku yang tertua terus menangis dan menangis ketika aku pamitan mau check in ke pesawat merpati MZ 8490 Dili-Denpasar. Apaa,…Apaa hau hakarak ba hotu (Ayah..ayah aku mau ikut) begitulah kata-kata yang keluar dari bibir putriku ketika aku pamit menuju ruang tunggu di bandara Comoro. Lalu sambil memeluknya Aku bilang “labele tanis e..apaa ba sosa sonalie nia tas berbie, anting pink no jaket pink ( jangan nangis ya..bapa pergi beli sonalie punya tas berbie, anting pink dan jaket pink)”. Memang putriku yang tertua warna kesukaannya adalah warna pink dan boneka berbie, jadi untuk menyenangkannya hatinya aku janji bila balik ke Dili nanti, akan kubelikan barang-barang kesukaanya. Aku berangkat dari bandara Comoro pukul 14:30 waktu Timor Leste dan tiba di Nguurah rai-Bali se...

Korea ICT Training

This photo was taken last 2003 ago, when we had training in Korea. We heard explanation from SK Telecom staff in their office.

To all DNICT Friends

Dia 3 de Agusto 2010 hanesan loron nebe importante ba hau nian moris iha mundo ida ne'e. iha loron ne'e haun hetan oportunidade atu ba buka esperienca foun iha rai liur. Kuaze tinan 8 liu sai hanesan funcionario Governu Timor Leste iha Dili, hau hetan laos deit esperienca foun iha area ICT maibe hetan mos kolega no maluk barak iha servico fatin. Kolega servico sira ne'e hau sei la haluha iha hau vida tomak. Mesak ema furak-furak deit, mai husi back ground ketak-ketak maibe ami sempre servico hamutuk ho dedika an makaas hodi dezenvolve nasaun Timor Leste iha area ICT. Tamba ne'e, hau senti triste tebes wanhira hau tenke husik hela kolega sira ne'e. Thank you for all friends,  i know, it is very hard to say, but i don't have a choice i have to go and trying to get new environment in my life.

Timor Leste-Indonesia Border

other activities of President Ramos Horta in the Border of Timor Leste-Indonesia

Tour to the Border

Perjalanan dari Dili ke Motain perbatasan Timor Leste-Indonesia dimulai jam 8.30 WTL. Dalam perjalanan kali ini penulis ditemani Pak Hilman Akil dan Lindalva. Kebetulan penulis menempati kursi depan, sehingga bisa leluasa mengambil foto ke beberapa obyek yang penulis suka dan patut untuk diceritakan dalam blog ini. Foto yang dipajang di blog ini, adalah refleksi dari kisah perjalanan menuju Mota ain; border antara Timor Leste-Indonesia. Di foto pertama  kondisi jalan raya yang jaraknya sangat berdekatan air laut. Jalan raya tersebut telah mengalami pelebaran setelah terjadi longsor beberapa tahun lalu. Foto kedua adalah jembatan Lo'es yang dibangun sejak zaman Indonesia dan sampai sekarang masih digunakan. foto ketiga tampak mobil kami dihalangi oleh kerbau yang sengaja dibiarkan oleh pemiliknya untuk berkeliaran dan mencari rumput di sekitar jalan raya. Foto keempat tampak bis dari District Maliana sedang mengangkut penumpang menuju Dili. Setelah melewati perjalanan yang me...

Penari tradisional dari Timor Leste

Ini adalah foto anak-anak Timor Leste dengan memakai pakaian tradisional dimana mereka ditugaskan khusus untuk menyambut President Timor Leste dan pejabat Penting Repulik Indonesia dalam acara peresmian border pass di Mota ain-Maliana. Dalam tradisi masyarakat Timor Leste, Selain memiliki kain khas asli Timor Leste yang biasa disebut "Taiss" juga ada tarian tradional "tebe-tebe" dalam menyambut seorang tamu baik itu tokoh negara, tokoh masyarakat maupun tamu dari negara lain. Selain kekayaan budaya yang telah penulis sebutkan di atas, Timor Leste juga memiliki karya budaya berupa rumah adat dalam bahasa tetum disebut "UMA ADAT" dan Pedang tradisional "Surik" untuk digunakan sebagai souvenir bagi para tamu yang mengunjungi Timor Leste.

Peresmian border pass antara Timor Leste dan Indonesia

Hri ini tanggal 28 juli 2010 ada peristiwa penting terjadi di perbatasan Timor Leste-Indonesia di Batu gade District Maliana. Peresmian Border pass bagi masyarakat yang tinggal disekitar perbatasan antara Indonesia-Timor Leste. Selain dihadiri oleh President Timor Leste Dr. Ramos Horta juga hadir beberapa pejabat dari kedua negara diantara Menteri luar negeri Timor Leste Dr. Zacarias da Costa, Menteri statal para diretur dari kementerian lain, Duta Besar Timor Leste untuk Indonesia dan tamu udangan dari UNMIT, sedangkan dari pihak Indonesia yang hadi di acara ini antara lain Perwakilan dari KBRI di Timor Leste, Dandim NTT, Serta para pejabat NTT lainnya. Dalam kata sambutan yang disampaikan dalam Bahasa Tetum dan Ingris, President Timor Leste mengucapkan Terima kasih kepada Pihak Timor Leste maupun pihak Indonesia yang telah lama berkomitmen untuk mengimplementasi sistem Border Pass bagi masyarakat kedua negara yang tinggal di perbatasan. Selain itu President Ramos Horta mengucapkan t...

Penjual jeruk

 Dalam foto ini, tampak seorang penjual jeruk sedang sebuk menjajakan dagangan di sekitar kota Dili. Aktivitas semacam ini, cukup sering kita temui di Timor Leste. Banyak keluarga kurang mampu baik orang tua, muda-mudi maupun anak-anak terpaksa harus berdagang kecil-kecilan  untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini sangat bertolak belakang dengan komentar Deputi Menteri Ekonomi Timor Leste Cristiano da Costa yang menyatakan bahwa tahun 2010 Timor Leste mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 12%. Data ini menurut penulis belum  cukup untuk mengambarkan situasi ekonomi masyarakat Timor Leste secara keseluruhan. Di alam kemerdekaan ini, khususnya di kota Dili, Masyarakat  Timor Leste seakan tidak mampu untuk bersaing dengan para pebisnis dari Cina, Australia, Malaysia, Singapur, Portugal, Indonesia ataupun negara lain. Hampir seluruh pusat bisnis di Timor Leste telah dikuasai oleh para pebisnis dari negara yang penulis telah disebutkan di atas. Selain karena m...

mari kita dansa

Bagi masyarakat Timor Leste atau masyarakat luar yang pernah ikut acara pesta pernikahan, ulang tahun maupun pesta syukuran yang diselenggarakan oleh masyarakat Timor Leste, pasti pernah melihat acara dansa. Dansa; bagi masyarakat Timor Leste tidak  hanya sekedar hiburan belaka tapi mengandung sebuah ungkapan perasaan kasih sayang, cinta dan persahabatan sesama makhluk ciptaan Tuhan.   Dalam acara dansa tentu saja ada syaratnya loh.. Syarat yang pertama adalah sehat jasmani dan rohani (kayak mau ikut pemilu aja eee). Syarat yang kedua adalah gaya dansa baik pria maupun wanita harus serasi ( karena posisi pasangan berpegangan tangan dan berpelukan (dalam arti positif loh...) lebih jelas silahkan lihat photo om dan tantekoe lagi dansa di   acara pernikahan kerabat di atas. Syarat yang ketiga harus bersikap sopan dan santun selama acara berlangsung.

ku lihat pelangi di Cristo Rei

Anak Pantai

banku micro finance

Tampak dalam foto, antrian panjang para nasabah di bank Micro finance Dili. Bank Micro finance merupakan salah satu bank swasta di Timor Leste, selain Bank Mandiri, Bank ANZ, Bank BPA, Bank Wetern Union, dan Banco Nacional Ultra Marino (BNU). Para nasabah terutama dari kalangan pegawai negeri maupun pengusaha kecil lebih memilih untuk membuka rekening di Bank ini. Selain menawarkan kredit dengan bunga kecil juga dalam proses administrasi lebih cepat dibanding dengan bank lain di Timor Leste. Kehadiran Micro finance, selama ini cukup membantu perekonomian masyarakat Timor Leste.

Pencari siput

Ini adalah foto seorang ibu yang sedang asyik mencari siput di sekitar pantai Dili. Teknik pencarian siput ini cukup sederhana; hanya dengan sebatang besi dan keranjang untuk menyimpan hasil tangkapan. Tentu saja kegiatan ini kadang cukup melelahkan, selain butuh tenaga untuk mengali, juga dibutuhkan kesabaran dalam mencari siput. Aktifitas ini bukan saja dilakukan oleh ibu-ibu tapi juga orang muda dan anak-anak. Siput merupakan salah satu makanan laut yang mengandung nilai gizi tinggi. Namun penulis agar kuatir dengan adanya tumpahan minyak di laut Timor bisa berdampak buruk bagi masyarakat Timor Leste yang mau mengkomsumsi hasil tangkapan laut ini.

ICT-TL, Where are you now?

Organisasi ICT-TL (Info, Comm, and Technology-Timor Leste) terbentuk sejak tanggal 23 April 2005. Awal terbentuknya organisasi ICT-TL sempat diwarnai pro-kontra, namun akhirnya terbentuk juga organisasi ICT-TL dimana diketuai oleh Abel Pires dan anggota-anggotanya. Masih teringat di memory Penulis, setelah terbentuk ICT-TL, organisasi ICT-TL langsung mengadakan kerja sama dengan INET (salah satu ISP di Timor Leste) untuk menyediakan internet gratis bagi mahasiswa di Timor Leste. Keberadaan ICT-TL selain sebagai wadah untuk menampung seluruh Aktivis ICT; juga sebagai patner bagi pemerintah dalam memajukan sektor ICT di Timor Leste. Sejak terbentuknya organisasi ICT-TL di bawah pimpinan saudara Abel Pires dari tahun 2005-2010, sudah ada beberapa kegiatan yang  telah dilakukan oleh ICT-TL diantaranya: 1. Mengundang Pak Ono Purbo ke Timor Leste untuk memberi pelatihan Wajan Bolic di NGO Forum. Informasi resmi bisa dibaca di:  http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php...

Full occupied

Kota Dili sebagai ibu kota negara kian hari kian sempit. Hal ini ditandai dengan munculnya restoran, hotel dan perumahan baru ditepi bukit sekitar kota Dili. Gunung yang dulunya tanpa penghuni kini mulai digali dan diratakan supaya bisa membangun rumah pribadi atau hotel. Lemahnya aturan hukum tata kota dimafaatkan oleh para pemilik modal untuk membangun rumah, restorant, dan hotel tanpa memikirkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.