Photo ini diambil ketika penulis ada kegiatan di kantor tersebut. Gedung Palacio Governu ini dibangun sejak jaman Portugis dan hingga kini masih dipakai oleh pemerintah Timor Leste. Gedung itu sendiri terdiri dari 3 gedung dan ketiga-tiganya dipakai oleh Perdana Menteri Xanana Gusmao, Wakil PM Jose Luis, Wakil PM Mario Carrascao dan Sekretaris negera urusan pertahanan Timor Leste Julio Pinto. Letaknya cukup strategis, berada ditepi pantai dan dikelilingi oleh gedung Kementerian Finance, Gedung Parlamen Nasional Timor Leste, Kantor Bank Mandiri, Universidade Nacional Timor Leste (UNTL), Bank Mandiri, Bank Nacional Ultramarino (BNU), Casa Eropa, restorant dan lain sebagainya. Halaman Gedung Palacio Governo ini, Selain dipakai sebagai tempat parkir mobil bagi para tamu yang hendak berkunjung juga sering dipakai untuk upacara negara, kegiatan hiburan seperti konser musik dan kegiatan lain.
Beberapa hari yang lalu penulis beserta keluarga yang lain menghadiri acara kawin adat yang di selenggarakan oleh keluarga kedua mempelai. Kebetulan yang pengantin laki adalah saudara sepupu jadi aku berusaha untuk hadir di acara ini.. Kawin adat sebetul adalah sebuah proses dimana kedua mempelai berjanji untuk mengikat tali pernikahan sah secara adat dan telah direstui oleh kedua belah pihak. Nah, dalam tulisan kali ini penulis tidak akan membahas sejarah munculnya kawin adat di Timor Leste tapi yang penulis tekankan disini adalah tata cara pernikahan adat yang diakui secara luas di Timor Leste. Proses pernikahan adat meliputi beberapa tahap: 1. Tahap persiapan Pada tahap ini, keluarga mempelai laki mengundang sanak saudara untuk duduk bersama dan meyiapkan strategi apa yang harus diomongkan ketika berhadapan dengan pihak mempelai wanita. Strategi yang penulis maksud disini adalah berapa biaya yang harus dipersiapkan oleh mempelai laki sebelum dibayarkan ke pihak mempelai...



Comments