Monday, 8 June 2009

Jalan-Jalan


Sekitar Jam 15.00 WTL aku sengaja ajak istri, anakku dan Keponakan (LOU) jalan-jalan ke Pantai dekat Gereja Motael. Ini bukan kegiatan pertama kali tapi sudah sering aku ajak mereka untuk sekedar Refreshing biar tetap tercipta komunikasi aku, istri dan anakku. Kadang juga aku ajak anakku ke Taman atau biasa dipanggil Jardim colmera. Hampir seminggu aku pulang ke rumah malam karena harus dampingi teman-Teman RISTEK di Delta Nova Comoro Dili. Event sangat penting karena Department kami sebagai penyelengara event ini. jadi bisa dibayangkan betapa cape nya badan ini. Oh ya.. Kami menumpang Taxi dari Rumah ke Gereja Motael tapi turunnya dekat Hotel Timor biar irit.eeee

dari tempat tesebut kami bereempat jalan kaki sampai didepan Gereja Motael. Perjalan cukup jauh untuk ukuran Istriku yang lagi hamil tua. eee. sekarang sudah mendekati 8 pulang dan menurut hasil USG diperkirakan awal bulan juli 2009 anakku akan lahir....

Sesampai ditempat yang dituju kami mengatamati air laut yang belum surut, terpaksa kamu harus nunggu sampai jam17.00 baru air laut mulai surut. Masalah cari siput tak usah diragukan lagi ciehhhhhh gaya nieh..karena istriku orang Pantai jadi dia sudah ahli untuk mecari makanan laut...lagian kami dulu masih mengungsi dihera sering juga cari siput ditepi pantai. Cuma siput yang dekat Gereja Motael kecil-kecil tidak sebesar yang ada dipantai hera. kami mencari siput sampai jam 18.00. bisa dibayangkan berapa lama kami mencari siput. Saat lagi sibuk cari siput aku dikagetkan oleh suara Pak guru biasa kami dirumah panggil saudara Pele dengan alias Pak Guru karena beliau ini adalah guru SMP di comoro. Pa Guru Pele bersama temannya sedang cari tumbuhan laut untuk bahan peyelitian di sekolah. Mereka sudah cari tumbuhan tersebut sampai di Liquisa (salah Satu Kabupaten) tapi tidak ketemu. Kok bisa jawabku...Tumbuhan yang mereka cari ternyata yang besar sedangkan yang mereka ketemu cuma yang kecil-kecil. Abis obrolan dengan Pak Guru Pele kami pamit pulang karena sudah hampir malam. Sambil bawa hasil tangkapan, kami berjalan kaki dari Gereja Motael ke tempat jual ikan dekat rumah Avo Xavier. Ya ampun ikan yang dijual mahal sekali, terpaksa kami tidak membelinya. Sesampai dirumah istriku bilang Paul, semua siput hasil tangkapanmu aku buang ..aduh..ko bisa? tanyaku..ya aku harus buang karena sudah rusak semua....ya ampun jadi percuma donk aku habiskan 2 jam hanya untuk ambil siput yang sudah rusak..kayaknya harus belajar banyak dari istriku..oh ya. selain ek Pantai kadang juga aku mengajak istri dan anakku ke Jardim Colmera.

memang harus diakui bahwa kehadiran taman bermain ini bisa merubah suasana kota Dili dulu identik dengan Violence etc. Banyak keluarga muda-muda membawa anak ke taman tersebut. Bukan saja keluarga orang timor Leste yang membawa anak ke taman tersebut tapi juga staff UN sering membawa anak mereka untuk bermain di taman tersebut. Cuma sayang kadang taman tersebut disalah manfaatkan oleh orang-orang yang sudah dewasa kadang mereka gunakan taman tersebut untuk berpacaran. Kalau diamati taman tersebut awalnya sangat bersih dan rapi, namun keadaan semakin kesini semakin berubah ada berberapa fasilitas yang sudah mulai rusak. Refreshing bersama keluarga bagiku sangat penting, karena sebagian besar waktu aku habiskan dikantor jadi hari libur atau sabtu-minggu aku gunakan untuk bersama keluarga kecilku.

1 comment:

maria said...

aduh..kasian dech...makanya kalau belajar tuh serius ama wifenya..diajarin..nenggok kiri kanan..gitu dech hasilnya...salah pilih siput...heheheeeeeeeeeeee

keep learning bro...is good to keep you young..ok..

WELCOME TO MAROBO HOT SPRING..

Marobo hot spring atau air panas Marobo cukup terkenal di kalangan masyarakat Timor Leste. mulai dari kalangan anak-anak, orang dewasa maup...