Skip to main content

Posts

Tony Melendez

Tony melendez ya..itulah nama pemuda ini. Lahir tanpa dua tangan di tahun 1962. Walau lahir tanpa kedua lengan tangan seperti manusia normal, namun tony memiliki kelebihan lain yakni memiliki suara bagus dan mampu main gitar dengan menggunakan jari kakinya. Kemampuan menyanyi, mencipta lagu dan bermain gitar dengan menggunakan jari kaki menghantarnya menjadi begitu terkenal. peristiwa yang paling dikenannya adalah  tahun 1985 tampil di depan Paus Yohanes Paulus II di Los Angeles dan ditonton langsung sekitar 6000 umat. Setelah menyanyikan lagu, Paus Yoh. Paulus II menhampiri dan memeluknya sambil berkata: "tony, kau sungguh pemuda pemberani, kau memberi harapan bagi kami semua. Saya berharap agar kau terus memberi harapan bagi semua orang". A Gift of Hope itulah video klip yang menceritakan kisah hidup seorang tony melendez.

Kebaikan hati seorang Duta Besar

Awalnya pertemuan dengan Mr.Seong Kyoung-Suk diluar rencana. Setelah menyelesaikan kegiatan Workshop di Delta nova, penulis bersama Bapak Hilman Aki, Advisor kami  menemani Mr. Kim dan Chris keduanya dari Korea pergi mengunjugi beberapa tempat penjualan souvenier khas Timor Leste di area kaikoli. Sambil melihat-lihat barang tradisional para pedangang, penulis juga sambil menjelas beberapa kain tradisional khas Timor Leste kepada tamu berdua. Sekitar 30 menit kami melanjutkan perjalanan ke patung Pope II  di area tacitolu dili. Cuaca udara panas tak menghalangi turis dari Korea untuk melihat dan mengambil photo disekitar patung tersebut. Setelah menyelesaikan kunjungan di Tacitolu kami mengantar tamu tersebut ke tempat penginapan Dili beach Hotel. Sekitar jam 15.20 pak Hilman dapat telepon dari Keduataan Korea bahwa Mr. Kim Deputy Director UNAPCICT bisa ketemu duta besar jam 16.30 Awalnya penulis menolak karena badan ini rasanya cape sekali. Namun Pak Hilman bilang "kalau saya ...

Hari ketiga

Di session ini dbawakan Mr. Abel pires, membawakan topik dengan judul teknik-teknik dalam jaringan. Materi ini dirasa cukup sulit untuk dimengerti karena banyak peserta yang tidak terbiasa dengan masalah teknik. Banyak peserta yang tidak dipahami istilah-istilah seperti DNS, IPv4 and IPv6. Website, Fiberoptic, Wireless etc. mengingat materi ini cukup berat maka saudara Abel berusaha membuat sesederhana mungkin supaya materi tersebut bisa mengerti oleh peserta. Diantaranya menggunakan bahasa tetum dan menampilkan beberapa grafik untuk mempermudah pembahasan. Selain itu dijelaskan juga beberapa kendala yang dialami sector telekomunikasi di Timor Leste dimana Timor Telekom (TT) sebagai pemegang hak tunggal dalam pengoperasian telekomunikasian di Timor Leste. Setelah session ini dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab. Di hari yang bersamaan pak Yudho dan Pak Dana meninggalkan Dili dan kembali ke Indonesia. Sebelum berangkat ke Jakarta panita dalam hal ini di wakili oleh penulis sendiri menyer...
Hari kedua. Session di hari kedua dibawakan oleh Mr. Dana dari Universitas Indonesia (UI). Materi presentasinya adalah model-model E-Government. 8 mdel E-Gov: 1. Pemerintah ke Masyarakat (G2C) 2. Masyarakat ke Pemerintah (C2G) 3. Pemerintah ke bisnis (G2B) 4. Bisnis ke pemerintah (B2G) 5. Pemerintah ke pegawai (G2E) 6. Pemerintah ke pemerintah (G2G) 7. Pemerintah ke organisasi nirbala(G2G) 8. Organisasi Nirbala ke Pemerintah (N2G) Setelah selesai materi yang dibawakan oleh pak Dana, acara dilanjutkan dengan coffe break dan rama tama. Dari pantauan penulis di session hari kedua ini banyak beserta yang hadir. Ada juga beberapa peserta yang mewakili kaum wanita. Mereka juga cukup aktif dalam session Tanya jawab kepada pak dana. Sehabis coffe break acara selanjutnya dibawakan oleh pak yudho. Di session cukup menarik karena menampilkan beberapa video klip mengenai perkembangan teknologi informasi negeri korea dan implementasi E-Gov di propinsi Bali. Beberapa peserta cukup antusian m...

UN-APCICT-2010-Hari pertama

Pembukaan acara dilakukan oleh pak Director DNICT mewakili DG yang kebetulan berhalangan hadir di acara ini. Dalam kata sambutannya beliau menekankan penting kerja sama semua pihak dalam mengsukseskan National Connectivity Project (NCP). NCP sebagai backbone pemerintah RDTL. Workshop yang betemakan “ Academy of ICT Essential s for Government Leader: 2nd National Roll out in Timor Leste” berlangsung dari tanggal 6-9 April 2010 di Salao Delta nova Comoro Dili yang disponsori Oleh Asian and Pasific Training Centre for Information and Communication Technology for Development (APCICT-ESCAP) dan Directorate National Information, Communication and Technology (DNICT-MoI). Peserta yang hadir datang dari berbagai kalangan, diantara District Administistrator, District Develompent Officer, Diretor, Chief of IT, NGOs. Jumlah peserta sekitar 45an, hal ini sangat berbeda dengan jumlah undangan yang panitia sebarkan sekitar 70 undangan ke seluruh instansi terkait. Kegiatan ini merupakan event kedua y...

site survey bersama Freebalance team

Perjalanan ke District Ermera dilakukan secara tiba-tiba. Awal penulis hanya menunjukkan seorang teman untuk mendampingi Mr. Austin dari perusahaan freebalance yang akan melakukan survey ke satu site yang ada didistrict Ermera. Namun penulis merasa kurang sreg untuk membiarkan mereka berangkat sendiri ke Ermera karena Mr. Austin belum pernah mengendarai mobil selama berada di Timor Leste apalagi ke District, belum lagi kondisi jalan dan medan yang cukup berbahaya bagi yang belum berpengalaman mengedarai mobil di Timor Leste. Jadi mau tak mau penulis harus mendampinginya selama melakukan perjalanan ke District Ermera. Supaya selama perjalanan tidak mengalami hambatan penulis terlebih dahulu menceriterakan tentang kondisi jalan yang berliku-liku dan terjal. Selama perjalanan penulis selalu mengajak Mr. austin untuk saling tukar pengalaman dan cerita tentang kondisi kehidupan di negeri Canada dimana Mr. Austin ini berasal dan sebaliknya. Dia sangat terkesan dengan keindahan...

Cerita tentang Balibo

Kisah perjuangan rakyat Timor Leste tidak telepas dari cerita panjang tentang Balibo. Terletak sekitar 10 km dari perbatasan Indonesia. Nama Balibo semakin terkenal dengan munculnya film "Balibo five" yang menceriterakan  pembunuhan 5 jornalis yakni:  Greg Shackleton, Tony Stewart, Gary Cunningham, Brian Peters, Malcolm Rennie pada tanggal 16 oktober 1975. Kini lokasi pembunuhan tersebut telah berubah bentuk menjadi museum perjuangan Balibo. Dalam museum tersebut terpapan photo-photo korban Balibo Five dan beberapa artikel, kliping jurnal dan sebagainya. Pengunjung dibiarkan bebas masuk ke museum tersebut tanpa dikenakan biaya. Bangunan yang bercat hijau dan terdapat beberapa kamar ini terkesan kurang terawat. Kadang tanpa penjaga. Untuk menuju Balibo dibutuhkan waktu sekitar 2 lebih dari Dili sebagai ibukota Timor Leste. Tak jauh dari lokasi tersebut berdiri megah sebuah patung yang disebut tugu deklarasi Balibo. Karena rasa penasaran penulis ingin melihat secara de...

Peletakan batu pertama pembangunan Heavy oil plant di Hera Timor Leste

Heavy oil plant adalah sebuah pusat pembangkit tenaga listrik berbahan baku oli bekas yang hari ini tanggal 15 januari 2010 dilakukan peletakkan batu pertama oleh president Timor Leste Dr. Jose Ramos Horta dan dihari oleh Perdana menteri Xanana Gusmao, Ketua parlemen Fernando Lasama, menteri, sekretaris menteri, anggota parlemen serta tamu undangan lainnya. Proyek ini dimenangkan oleh perusahaan China Nuclear Industri 22nd (CNI22) Construction Co.LTD dan sebagai supervisi akan dilakukan oleh perusahaan dari Italy Electroconsult&Bonificias P.A. Joint Venture. Sesuai informasi yang diperoleh penulis diperkirakan proyek ini akan selesai akhir tahun 2011. Pusat pembangkit listrik itu akan dibangun di dua tempat yakani di Hera (Dili) dengan kapasitas 120MW dan di Betano (same) dengan kapasitas 130MW total 250MW. Sedangkan untuk kota Dili dan sekitar akan disuply sebesar 64MW. Sebagaimana telah diketahui bersama bahwa proses awal pembangunan proyek di Hera ini memenuhi beberapa kend...

Parabens ba Secretario permanente, Diretor, Chefe Departemento no chefe Seksaun iha Ministerio das Infrastruturas

Loron 29 de Dezembro 2009 loron ida nebe importante tebes ba Funcionario iha Ministerio das Infrastruturas, tamba iha loron ida ne'e iha selebrasaun serimonia Tomada de Posse ba Secretario Permanente, Diretor, Chefe Departemento no Chefe seksaun total hamutuk ema nain 99. Serimonia ne'e halao iha fatin parkir Edificio Ministerio das Infrastruturas Caicoli Dili. Kuaze ulun boot iha Ministerio ida ne'e mai partisipa. Hahu husi Sr. Pedro Lay (ministro Infrastruturas), Sr. Jose Manuel Carrascalao (vice Ministro Infrastruturas), Sr. Janurio Pereira (sec. Estado Aguas e Eletricidade), Sr. Dominggos Caeiro (Sec. Estado Obras Publikas), Sr. Liborio Pereira (Presidente Funsaun Publiko), Sr. Abel Dos Santos Fatima (Dir. Funsaun Publiko) no bainaka sira seluk. Alende Diretor, Chefe Departemento no Chefe Seksaun, iha mos Secretario Permanente nain hat (4) mak simu tomada de Posse. Sira nain hat (4) hanesan tuir mai ne'e: Sr. Fernando da Cruz (SETEC), Sr. Jose Piedade (Obras Publi...

Biara Carmel Kontemplatif Hera

Mengeluh, marah, rasa tak sabar, panik, dan gundah campur aduk ketika mau antri ambil duit di Bank Mandiri cabang Dili-Timor Leste. Sistem komputer error. Kuperhatikan wajah orang-orang disekelilingiku ada yang senyum, mengomel, dan juga ada yang terpaksa keluar dari barisan karena tidak sabar untuk menunggu. Pengalaman yang kualami dibank Mandiri kali ini adalah yang kedua selama aku menjadi nasabah bank Mandiri di Timor Leste. Kupikir-pikir kayaknya hari ini menrupakan hari yang kurang bersahabat buatku. Sistem komputer bank error, Hujan lebat sepanjang malam hingga pagi hari. Sambil menunggu dan menuggu kuambil HPku sambil SMS ke istri" sistem komputer bank error. Masih antri moga cepet baik dan ambil duit lalu kita makan bakso solo. Maklum sebelum berangkat kerja aku sudah janji bahwa hari ini aku akan ajak keluarga kecil makan bakso Solo di kampung Alor. Tapi janji tinggal janji hingga pukul 11.30 belum ada perkembangan. Selain harus antri ambil duit karena aku betul-betul m...

kreatividade husi Studante UNTL

Husi Studante UNTL (Antonio da Silva no nian colega) apresenta sira nian projecto ho naran “ Lampu Lalulintas”. Atu design projecto sira uja program Logic Control (PLC). Program PLC ne’e bele run iha sistem operasi Windows XP deit. Advantagem uza program ida ne’e mak laos uza ba Lampu lalulintas deit maibe bele mos uza ba design motor automatis hodi kontrola be’e no seluk tan. Lampu Lalulintas ida ne’e tuir infomasaun husi studante rua ne’e katak ita belemos regula nian timer ou tempo hanesan bele setting ba 10 menuto. Iha presentasaun .

kreatividade husi Studante Don Bosco Fatumaca

Studante sira husi Fatumaca (Ananias, Henrique, Moises, Salvador, Joaozinho) mos apresenta sira nian projeto ida ho naran “ Christ Love”. Lampu kiik oan ou biasa iha istilah elektronika sira bolu LED (Light Emitting Diode) hamutuk 20 ho forma fuan no 10 forma Cruz. Energia atu suporta ekipamento ne’e mak 6V DC. Iha mos potensio meter nebe sai hanesan regulator ba Christ Love ida ne’e. Total orcamento ne’e studante sira gasta hodi halo projeto ida kuaze $ 10. Tuir info husi studante sira katak ho projeto hanesan sira mos bele design ema nian naran, Diresaun nian naran ou modelu seluk tan.

Kreatividade...

Iha di de 3 de dezembro 2009, studante sira nebe halo aktividade stagio iha DNICT remata ona. La hanesan ho stagio sira nebe liu tiha ona. Actividade stagio husi grupo 3 (IPDC, UNTL, no Fatumaca) iha diferente oituan. Diferente tamba Studante sira ne’e laos hetan deit treinamento husi Funcionario DNICT nian deit maibe, sira mos hakarak fo buat ruma ba Diresaun ida ne’e. Husi Studante IPDC ( Francisca Leite no Maria Borges). Sira halo Video ida ho naran “ Video Presto”. Studante rua ne’e halo akitividade shooting video iha campus IPDC Comoro iha tempo Penerimaan mahasiswa baru 2009 IPDC iha fulan hirak liu ba. Video ida ne’e kappa’as no komik oituan. Ita bele hare studante foun sira lagi dikerjaiin sama panitia. Balun dansa Kuch-Kuch hota Hiiiii, balun tata supeta (dot) bebe nian no aktividade seluk tan. Ba maluk DNICT nebe penasaran ho video ida ne’e bele impresta maibe labele lori ba uma tamba ida ne’e hanesan kenang-kenangan husi studante IPDC ba DNICT.

Serimonia Tomada de Posse

 Dia  5 de dezembro 2009, iha salao Ministerio de Infrastrutura Caicoli Dili, halao serimonia Tomada de Posse ba Funsionario foun sira. Bainaka sira nebe mai tuir serimonia ne'e mak: Ministro Infrastrutura Sr. Pedro Lay, Vice Ministro Infrastrutura Sr. Jose Carrascalao, Sec. Estado  Aguas e Eletricidade Sr. Januario, Sec. Estado Obras Publikas Sr. Dominggos Caeiro, Diretor Funcaun publiko Sr. Liborio Pereira, Secretario Permanente, Director no Chefe Departemento iha MoI nian laran. Sermonia ne hahu iha tuku 10. liu horas TL. Hahu  lian fuan badak husi Sr. Secretario de Estado Sr. Domingos Caeiro nudar Coordenador ba serimonia Tomada de Posse, depois tuir fali ho lian menon husi Diretor Funsaun Publiko Sr. Liborio Pereira no sr. Ministro Pedro Lay. Funcionario foun nebe simu Tomada de Posse ne'e hamutuk ema nain 81. Nain 81 mai husi kada diresaun ida-ida iha Ministerio Infrastrutura nian laran. Husi DNICT funsionario foun ida deit mak tuir Serimonia Tomada de Pos...

Batugade-Perbatasan RDTL-RI dapat Akses Internet

Pulau TIMOR biasa orang menyebut.. terbagi menjadi dua Timor-Barat (NTT) beribu kota Kupang dan Timor Leste beribu kota Dili. Sejak 1999 Timor Leste melepas dari RI menjadi sebuah negara merdeka melalui sebuah refendum yang dimenangkan oleh Pro kemerdekaan. Banyak cerita dan kejadian yang piluh akibat lepasnya Timor-Timur (waktu itu) menjadi sebuah Negara. Kini setelah menjadi sebuah negara merdeka Timor Leste mulai berbenah. Dibawa pimpinan Perdana Menteri Xanana Gusmao, Timor Leste setidaknya telah mengalami banyak perubahan. Banyak investor terutama dari Indonesia, Australia, Singapure, Malaysia, China, india, Pilipina dll. berlomba-lomba menanamkan modalnya di bumi Loro Sae. Selain mengandalkan modal Sumber minyak dan Gas sebagai pemasuk utama ekonomi Timor Leste, ada juga beberapa sektor seperti, sektor Turism, Tax import dan Export serta para turis yang megunjungi Timor Leste. Beberapa kementerian di kabinet AMP juga bahu membahu merencana program kerja yang sangat vital bagi k...

workshop satu hari bersama ADB

Hari ini dari Direktorat ICT diundang oleh ADB untuk hadir di acara workshop sehari dengan topik "komunikasi yang efective". Peserta yang hadir sekitar 20 an orang terdiri dari Advisor ADB, Director dan Chief od Department. Acara ini di adakan di ruang meeting kementerian infrastructure caicoli Dili. Sesuai jadwal acara ini seharus dimulai pukul 9.00 Tapi karena banyak peserta yang belum hadir, panitia memberi tambahan waktu 15 menit baru acara itu dimulai. Acara ini sendiri dibuka oleh Pak. Jose mestre salah satu direktur di kementerian Infrastruktur. Setelah acara pembukaan selesai, acara dilanjutkan dengan pembahasan materi yang dipresentasikan oleh Nelson salangsang dari ADB Consultant di kementerian Infrastruktur. Model acaranya cukup menarik, unik dan santai. Yang lebih lucu lagi adalah di session "Hasoru hau nia kolega (ketemu saya punya teman)". Di session ini peserta diwajibkan untuk: 1. memperkenalkan diri dengan berdiri, jalan keliling, salaman dan menye...

Kaum muda Timor Leste bergaul dengan Teknologi

Kemajuan dari suatu negara tidak terlepas dari peranan teknologi. Timor Leste termasuk salah satu negara yang sangat diuntungkan dengan adanya peranan teknologi entah itu komputer, HP, camera TV, Radio dan media komunikasi lainnya. Sambil menikmati perjalanan ke Oecussi bersama Kapal pasiar Berlim nakroma, tak lupa pula penulis abadikan beberapa moment yang menurut penulis patut untuk di tulis dalam blog ini. Sekitar pukul 17.30 kapal Nakroma berlayar menuju Oecussi, karena penasaran penulis mengajak seorang teman untuk sekedar hirup udara segar dan melihat pemandangan kota Dili dan sekitarnya di atas kapal Nakroma. Setiba di atas kapal, penulis langsung beraksi. Bak seorang fotografer Pro, Dengan menggunakan HP berkamera  penulis mengambil foto diri (eeeeeee..sombong nieh) dan obyek sekitarnya. Ternyata aksi ku ini diikuti oleh temanku ini, maklum dia juga baru pertama kali ke Oecussi bersama kapal Nakroma. Dengan menggunakan HP merek HighTech, temanku ini mengambi...

Asyiknya berlabuh bersama kapal Berlin Nakroma menuju tanah oecussi

Itulah judul tulisan dari pengalaman penulis selama melakukan kerja dinas ke Distrik Oecussi. Kapal Berlin Nakroma dibuat oleh perusahaan PAL Indonesia dan diberikan oleh pemerintah kepada pemerintah Timor Leste untuk digunakan sebagai sarana transportasi dili-Oecussi dan Dili Atauro. Di deck paling bawa digunakan untuk memuat kendaraan atau barang-barang lainnya. Sedangkan untuk penumpang dibagi menjadi dua kelas. kelas pertama 20 Pax sedangkan kelas kedua 280 pax dan crew sebanyak 15 orang. itulah info yang tertera dalam kapal tersebut. Tiap ruangan atau kelas terdapat beberapa fasilitas berupa: toilet, dan dua layar LCD bermerek LG terpasang di sudut kiri dan kanan ruangan. Selain itu ada juga kantin yang menyediakan makanan ringan seperti pop mie, nescafe, aqua dan lain sebagainya. Harga dari barang-barang tersebut bervariasi. diantaranya pop mie $ 1, Nescafe $ 0.50 dan aqua $ 0.25. Jadi bagi penumpang yang tidak sempat beli bekal silahkan mampir ke kantin tersebut. Selain hargan...

Transparency International's 2009 Corruption Index

Rank Country Score 1 New Zealand 9.4 2 Denmark 9.3 3= Singapore 9.2 3= Sweden 9.2 5 Switzerland 9.0 6=Finland 8.9 6= Netherlands 8.9 8=Australia 8.7 8= Canada 8.7 8= Iceland 8.7 11 Norway 8.6 12= Hong Kong 8.2 12= Luxembourg 8.2 14 Germany 8.0 14 Ireland 8.0 16 Austria 7.9 17= Japan 7.7 17= United Kingdom 7.7 19 United States 7.5 20 Barbados 7.4 21 Belgium 7.1 22= Qatar 7.0 22= Saint Lucia 7.0 24 France 6.9 25= Chile 6.7 25= Uruguay 6.7 27= Cyprus 6.6 27= Estonia 6.6 27= Slovenia 6.6 30 United Arab Emirates 6.5 31 Saint Vincent and the Grenadines 6.4 32= Israel 6.1 32= Spain 6.1 34 Dominica 5.9 35= Portugal 5.8 35= Puerto Rico 5.8 37= Botswana 5.6 37= Taiwan 5.6 39= Brunei Darussalam 5.5 39= Oman 5.5 39= South Korea 5.5 42 Mauritius 5.4 43= Costa Rica 5.3 43= Macau 5.3 45 Malta 5.2 46= Bahrain 5.1 46= Cape Verde 5.1 46= Hungary 5.1 49= Bhutan 5.0 49= Jordan 5.0 49= Poland 5.0 52= Cz...