Thursday, 17 November 2011

Mengapa perlu manajemen Network?

Dalam buku "Network Management Fundamentals" karya Alexander Clemm, PhD. menganalogikan network sebagai seorang pasien yang sedang di rawat di ruang ICU. Dalam perawatan di ICU, melakukan pemantauan (monitor) denyut nadi pasien secara terus-menerus sangatlah dianjurkan. Apabila terjadi perubahaan misalnya ketidak normal pada urat nadi tersebut maka perlu dilakukan respons sesegera mungkin. Fungsi kesehatan lain si pasien harus tetap dimonitor juga, seperti suhu dan tekanan darah. Karena bagian suhu dan tekanan darah tidak perlu penangganan khusus seperti urat nadi, maka cukup melakukan pengukuran tiap sejam sekali atau lebih. Dalam merespon gejala-gejala si pasien, dokter akan memberikan resep obat-obatan  dan perawatan. Sekali lagi, hanya melalui pemantauan (monitor) kondisi pasien akan diamati, di diagnosis atau jalur pengobatan lain apabila respon yang diberikan berbeda dengan yang diharapkan.
Sama halnya dengan Jaringan (network). Network juga perlu dimonitor, Fungsi kritis peralatan jaringan yang dapat menyebabkan gangguan layanan dipantau terus-menerus dan apabila perangkat berfungsi tidak normal maka akan segera memberikan peringatan agar segera beraksi sebelum masalah yang lebih serius terjadi pada perangkat tersebut.
Jadi Network management mengacu pada: kegiatan, metode, prosedur, dan peralatan yang berkaitan dengan: operasi (operation), administrasi (administration), pemeliharaan (maintenance) dan penyediaan (provisioning) sistem jaringan.
Operasi: berkaitan dengan menjaga jaringan (dan layanan yan di sediakan penyedia jaringan) supaya tetap berjalan lancar. Ini mencakup pemantauan jaringan untuk menemukan masalah secepat mungkin, idealnya sebelum user terinfeksi.
Administrasi: melibatkan penjagaan track pada sumber daya yang ada dalam jaringan dan bagaimana merekan ditugaskan. Hal tersebut berkaitan  dengan semua  "rumah tangga" yang diperlukan untuk menjaga perangkat tersebut tetap terkontrol.
Maintenance: berkaitan dengan melakukan perbaikan dan upgrade, misalnya: line card harus di ganti, ketika router perlu citra sistem operasi yang baru dengan patch, ketika switch yang baru dipasang pada jaringan tersebut.
Provisioning: Berkaitan dengan mengkonfigurasi sumber daya di jaringan untuk mendukung layanan yang diberikan. misalnya ini termasuk set up jaringan sehingga pelanggan yang baru dapat menerima layanan suara (voice).
Untuk lebih jelas silahkan lihat gambar di bawah ini:




Definisi sempit dari Network management tidak akan mengacu pada " Networked systems" secara umum, akan tetapi hanya untuk " jaringan komunikasi". Kadang-kadang perbedaan dibuat diantara manajemen dari jaringan itu sendiri, manajemen dari sistem akhir yang terhubung ke jaringan, dan manajemen aplikasi (terkoneksi) yang berjalan dalam sistem yang terhubung ke jaringan. Perbedaan ini dibuat terpisah dengan istilah: Network management, system management, dan application management. Untuk lebih jelas silahkan lihat gambar di bawah ini:


This topic dedicate to all Friends in my Beatiful Country" Timor Leste"


No comments: