Saturday, 10 April 2010

Kebaikan hati seorang Duta Besar

Awalnya pertemuan dengan Mr.Seong Kyoung-Suk diluar rencana. Setelah menyelesaikan kegiatan Workshop di Delta nova, penulis bersama Bapak Hilman Aki, Advisor kami  menemani Mr. Kim dan Chris keduanya dari Korea pergi mengunjugi beberapa tempat penjualan souvenier khas Timor Leste di area kaikoli. Sambil melihat-lihat barang tradisional para pedangang, penulis juga sambil menjelas beberapa kain tradisional khas Timor Leste kepada tamu berdua. Sekitar 30 menit kami melanjutkan perjalanan ke patung Pope II  di area tacitolu dili. Cuaca udara panas tak menghalangi turis dari Korea untuk melihat dan mengambil photo disekitar patung tersebut. Setelah menyelesaikan kunjungan di Tacitolu kami mengantar tamu tersebut ke tempat penginapan Dili beach Hotel. Sekitar jam 15.20 pak Hilman dapat telepon dari Keduataan Korea bahwa Mr. Kim Deputy Director UNAPCICT bisa ketemu duta besar jam 16.30 Awalnya penulis menolak karena badan ini rasanya cape sekali. Namun Pak Hilman bilang "kalau saya orang Indonesia yang ngantar tamu ke kedutaan Korea khan lucu! harus ada orang Timor Leste yang mendampingi mereka ke kedutaan korea. Karena rayuan Mr. Hilman, akhirnya penulis dan Pak Hilman menjemput Mr. Kim, Chris di Dili Beach Hotel.  kami di suruh tunggu di ruang tamu di lantai bawa. Pak Duta besar saat itu belum ada di tempat karena ada Donor meeting di Caicoli Dili. Sekitar 20 menit kemudan Pak duta besar ini datang, beliau langsung mengajak kami ke ruang kerjanya di lantai atas. Bertemu dengan Duta Besar Korea di timor leste adalah yang kedua, Namun bagiku pertemuan kali ini sangatlah special. Beliau ini adalah seorang Bekas tentara dan pernah terlibat perang di korea, dan vietnam. Kadang kadang beliau ngomong bahasa inggris karena penulis dan pak Hilman tidak bisa bahasa korea. Dimejanya ada dua buah foto, satu foto ketika beliau memakai seragam tentara yang selesai melakukan terjung payung dan satunya lagi foto kondisi alam Timor Leste. rasa cape, letih akan hilang ketika beliau memandang photo-photo tersebut. Selain itu, Pak duta Besar ini juga punya rasa kepedulian sosial yang sangat tinggi. kadang dia merasa sedih melihat banyak sekali penderitaan yang dialami masyarakat Timor Leste. Maka dengan itu belum sibuk mencari bantuan ke Pemerintah korea dan teman-temannya di Korea untuk mengirim bantuan ke Timor Leste. Setelah selesai pembicaraan beliau menyerahkan dua buah arloji mereka KIA motor dan QTIME (vitamin C) ke penulis, selain itu penulis juga dijanjikan sebuah komputer yang masih dalam perjalanan ke Timor Leste. Thank Mr. Ambassador....GOD BLESS U....

3 comments:

h_182 said...

kapas teb tebes e precisa update nia informasaun atu nunee user sira bele tama accesso e kona ba nia backgroud precisa mudansa uituan sebele nia page nee lalika naruk liu ida e aumenta deit mak nia link sira nee

Helio

h_182 said...

kapas teb tebes e precisa update nia informasaun atu nunee user sira bele tama accesso e kona ba nia backgroud precisa mudansa uituan sebele nia page nee lalika naruk liu ida e aumenta deit mak nia link sira nee

Helio

h_182 said...

kapas teb tebes e precisa update nia informasaun atu nunee user sira bele tama accesso e kona ba nia backgroud precisa mudansa uituan sebele nia page nee lalika naruk liu ida e aumenta deit mak nia link sira nee

Helio

WELCOME TO MAROBO HOT SPRING..

Marobo hot spring atau air panas Marobo cukup terkenal di kalangan masyarakat Timor Leste. mulai dari kalangan anak-anak, orang dewasa maup...