Skip to main content

Mari menelusuri kota Gleno-Ermera

Sekitar jam 9.30 WTL, saya bersama beberapa teman berkunjung ke kota Gleno di District Ermera. Ada beberapa aktivitas yang akan dilakukan di Gleno diantaranya: megunjungi kantor Administrador Distrito dan kantor Penjara Gleno. Aktivitas tersebut telah dijadwal bersama dengan teman-teman kementerian justice untuk melakukan survey ke Penjara Gleno Ermera. Sepanjang perjalanan mulai dari Tibar; kita akan menjumpai beberapa ruas jalan yang mulai rusak parah dan sangat membahayakan pagi para pengendara sepeda motor maupun mobil.   Bila dalam waktu dekat, kondisi ini tidak cepat ditangani, maka akan sangat berdampak buruk bagi aktivitas perekonomian masyarakat Ermera. Sekitar jam 11.30 kami tiba di kota Gleno. Sambil istirahat, dan melakukan check terhadap terhadap perangkat komunikasi di kantor Administrador Ermera. Kami melanjukan perjalanan ke penjara Gleno. Perjalanan dari kantor Administrador ke penjara memakan waktu sekitar 10 menit. Kota Gleno yang dikelilingi oleh hamparan sawah, pohon kopi, sungai dan keramahtamaan masyarakat Gleno, membuat perjalanan kali ini terasa sangat menyenangkan. Setelah tiba di penjara Gleno, penulis serta beberapa teman cukup kaget, karena lokasi dan model bangunan gedung tidak terlihat seperti penjara tapi lebih terlihat seperti gedung perkantoran atau penginapan. Lokasinya cukup bersih, ada dapur, training center, fitness center, kapela dan tiap gedung terdapat beberapa blok yang dilengkapi dengan tempat tidur dan kamar mandi. Menurut penuturan petugas penjara, kasus pembunuhan memiliki skor tertinggi di penjara Gleno Ermera. Setelah melakukan survey di penjara Gleno, tepat pukul 12.00 kami balik ke Dili. Itulah akhir dari perjalanan kami ke Gleno Distrct Ermera.

Comments

makai said…
thanks buat publikasiin keadaan di TL terutama jalan-jalannya....aduh..kalau nggak di peduliin bisa-bisa ke Ermera naik heli dong....wow....canggih banget nih TL.....selamat kerja buat mereka yang mau memperbaiki jalan2 di Tl...ciao
Anonymous said…
sekedar masukan untuk pemerintah setempat..
1.harap pemerintah setempat lebih exsis dalam mengelolah PAD..karena berdasarkn info perangkat yag disna adalah lulusn L.N
2.harap pemerintah setempat jg kalo bisa tingkatkan pendidikn agar masyarakat sepetmpat bsa mearasa kepedulian anda ke rakyat.
3.ini smua demi kemakmuran daerah ermera sndiri bkn untuk daerah lain.
maaf jk ada kata2 yg salah
Terima kasih banyak buat masukkannya.salam
Reza said…
masih persis seperti dl. fatukero
Banyak kendala yg kita hadapi dlm membangun TL..tapi yakinlah kedepan pasti akan lebih baik..Slm kenal y
Reza said…
Salam kenal kembali. Saya dl pernah di sini sejak kelas 6 SD sampai 1 SMA, ayah sy bekerja di Lapas Gleno saat itu. sebelumnya kami di Becora Dili Timur, dulu
Ok bro..Terima kasih..udah mampir di blog ini. Moga suatu saat kita bisa ketemu. Terima kasih.slm
Firman said…
punya foto SDN 2 gleno nggak..?, soalnya saya tama di SD itu tahun 1990.
Unknown said…
gleno-ermera adalah tanah kelahiran anak anakku,sekarang kami sudah kembali ke desa leluhur tepatnya Desa Jatiluwih Penebel Tabanan Bali Indonesia,salam buat teman teman di Ermera buat pak Victor dos Santos apa kabar,kapan berlibur ke Bali kami sekeluarga siap menunggu,Driana Rika Rona (Hp.085238060411)
@Firman: maaf SDN 2 Gleno tidak punya, karena aku bukan lulusan dari Gleno.Thanks for visited
@Rika rona: Terima kasih bu sudah mampir di blog ini.salam kenal
Unknown said…
Gleno... tempat kehidupan massa kecilku dulu,,, ada yg pernah ke gleno gak nih tahun 94-99 ??? Banyak sekali kehilangan teman2 pendatang yg entah skrg ada dmn..
Unknown said…
Gleno... tempat kehidupan massa kecilku dulu,,, ada yg pernah ke gleno gak nih tahun 94-99 ??? Banyak sekali kehilangan teman2 pendatang yg entah skrg ada dmn..
@Afif Samudra: Terima kasih atas kunjungannya.salam balik dari kami di Timor-Leste