Skip to main content

Suka duka menulis blog


Hampir 1 tahun lebih penulis aktif di dunia blog, tentu saja banyak suka dukanya; terutama dalam hal menulis sebuah cerita di dalam blog. Sukanya kalau ada pembaca yang mau memberi komentar; sedangkan dukanya kadang  sepi pengunjung eee.. . Padahal blog ini selalu menampilkan kejadian-kejadian terkini  di Timor Leste kepada para pembaca yang tertarik atau penasaran akan perkembangan negara Timor Leste setelah lepas dari Indonesia. Kini setelah penulis memasang beberapa feature di blog ini, sudah ada beberapa pembaca yang mau mengomentari baik itu sifatnya mendukung, mengkritik, memberi saran maupun sekedar mempromosikan bisnis mereka lewat blogku ini. Penulis tetap menaruh respect kepada para pembaca yang mau mengomentari isi blog ini. Karena melalui komentar para pembaca inilah, semakin menantang penulis untuk tetap berkarya dalam menuangkan ide melalui blog. Penulis sadar; dengar keterbatasan waktu, tenaga dan bahasa yang penulis miliki tidak akan mampu memuaskan semua pihak yang mengunjungi blog ini, namun dengan keyakinan yang penulis miliki, suatu saat blog ini bisa lebih baik dari yang sekarang.











Comments

indobrad said…
Terus semangat menulis!

Saya percaya bahwa meskipun kita belum pernah bertemu muka, isi hati anda bisa sampai ke hati para pembaca melalui tulisan blog anda. :)
Terima kasih, buat suportnya.Memang sesama blogger perlu saling mendukung eeee

Popular posts from this blog

Same-Betano

" Gambar Manufahinya gak ada ya padahal bagus lho ada pantai betano plus benteng portugisnya,pantai selihasan dan sungai karaulun tidak kalah dgn Distrik yang lain. Apalagi kalo ada cerita perjalanan dari Dilli naik ke Dare trus ke Aileu masuk ke Maubessi Ainaro bisa petik bunga edelweis di pinggir jalan (jadi ingat tahun 1991) Obrigado ba maun nia blog,gambar diak los (dari Yudis)." Ya, Ketika aku membaca komentar dari teman di atas, aku cukup merasa tersanjung..eeee..maklum belum pernah ada yang memberikan komentar buat blogku. Tapi syukur sekarang sudah mulai ada pengemar..eeee Banyak orang mengenal Timor Leste dari Sumber gas dan minyak tapi mereka lupa bahwa Timor Leste juga punya banyak sektor turism yang tidak kalah menarik dengan Bali. Beberapa sektor turism yang cukup dikenal di Timor Leste diantaranya: Pulau Jaco dan Com (lospalos), Pousada Maubessi, Pousada Baucau, Cristo Rei, Patung Paus Yoh. Paulus II tasi tolu (Dili), Kebun Kopi (Ermera), Tugu Integrasi Balibo (...

Proses kawin adat di Timor Leste!!!!

Beberapa hari yang lalu penulis beserta keluarga yang lain menghadiri acara kawin adat yang di selenggarakan oleh keluarga kedua mempelai. Kebetulan yang pengantin laki adalah saudara sepupu jadi aku berusaha untuk hadir di acara ini.. Kawin adat sebetul adalah sebuah proses dimana kedua mempelai berjanji untuk mengikat tali pernikahan sah secara adat dan telah direstui oleh kedua belah pihak. Nah, dalam tulisan kali ini penulis tidak akan membahas sejarah munculnya kawin adat di Timor Leste tapi yang penulis tekankan disini adalah tata cara  pernikahan adat yang diakui secara luas di Timor Leste. Proses pernikahan adat meliputi beberapa tahap: 1. Tahap persiapan Pada tahap ini, keluarga mempelai laki mengundang sanak saudara untuk duduk bersama dan meyiapkan strategi apa yang harus diomongkan ketika berhadapan dengan pihak mempelai wanita. Strategi yang penulis maksud disini adalah berapa biaya yang harus dipersiapkan oleh mempelai laki sebelum dibayarkan ke pihak mempelai...

Mari menelusuri kota Gleno-Ermera

Sekitar jam 9.30 WTL, saya bersama beberapa teman berkunjung ke kota Gleno di District Ermera. Ada beberapa aktivitas yang akan dilakukan di Gleno diantaranya: megunjungi kantor Administrador Distrito dan kantor Penjara Gleno. Aktivitas tersebut telah dijadwal bersama dengan teman-teman kementerian justice untuk melakukan survey ke Penjara Gleno Ermera. Sepanjang perjalanan mulai dari Tibar; kita akan menjumpai beberapa ruas jalan yang mulai rusak parah dan sangat membahayakan pagi para pengendara sepeda motor maupun mobil.   Bila dalam waktu dekat, kondisi ini tidak cepat ditangani, maka akan sangat berdampak buruk bagi aktivitas perekonomian masyarakat Ermera. Sekitar jam 11.30 kami tiba di kota Gleno. Sambil istirahat, dan melakukan check terhadap terhadap perangkat komunikasi di kantor Administrador Ermera. Kami melanjukan perjalanan ke penjara Gleno. Perjalanan dari kantor Administrador ke penjara memakan waktu sekitar 10 menit. Kota Gleno yang dikelilingi oleh hamparan s...