Selamat pagi dan selamat berjumpa kembali di blog ini. Maaf, mungkin kata yang paling tepat untuk para pembaca sekalian karena cukup lama penulis tidak mengupdate content blog. Alasan klasik yang sering keluar dari mulut seorang blogger ketika ditanya mengapa blognya tidak diupdate? jawabannya, karena kekurangan ide atau karena sibuk bekerja atau juga karena kurang adanya komentar di blog tersebut sehingga membuat pemilik untuk tidak mengupdate blog tersebut. Hal yang sama sering juga menimpa penulis, ada begitu banyak ide yang ingin penulis tuangkan di blog ini, namun ide tersebut hilang lenyap di kala ingin menuangkannya ke dalam kata-kata hingga membentuk tulisan yang menarik untuk dibaca oleh para pengunjung blog ini. Maka sekali lagi penulis memohon maaf dan untuk menutup tulisan ini penulis tak lupa ucapkan" Merry Christmas 2012" untuk seluruh pengunjung yang sempat mampir di blog ini.
Beberapa hari yang lalu penulis beserta keluarga yang lain menghadiri acara kawin adat yang di selenggarakan oleh keluarga kedua mempelai. Kebetulan yang pengantin laki adalah saudara sepupu jadi aku berusaha untuk hadir di acara ini.. Kawin adat sebetul adalah sebuah proses dimana kedua mempelai berjanji untuk mengikat tali pernikahan sah secara adat dan telah direstui oleh kedua belah pihak. Nah, dalam tulisan kali ini penulis tidak akan membahas sejarah munculnya kawin adat di Timor Leste tapi yang penulis tekankan disini adalah tata cara pernikahan adat yang diakui secara luas di Timor Leste. Proses pernikahan adat meliputi beberapa tahap: 1. Tahap persiapan Pada tahap ini, keluarga mempelai laki mengundang sanak saudara untuk duduk bersama dan meyiapkan strategi apa yang harus diomongkan ketika berhadapan dengan pihak mempelai wanita. Strategi yang penulis maksud disini adalah berapa biaya yang harus dipersiapkan oleh mempelai laki sebelum dibayarkan ke pihak mempelai...

Comments