Namanya Suster Franchine, CB atau biasa anak-anak legio RPD memanggilnya "MAMI". Aku mengenal beliau sekitar tahun 2007 ketika aktif di Legio Marie RPD Boromeus dimana beliau sebagai pembimbing rohaninya. Bagiku Suster "Mami" Franchine adalah orang yang sangat istimewa; punya kepedulian kepada sesama dan seorang pendoa yang kuat. Tak terhitung begitu banyak perhatian, bantuan dan nasehat yang aku dapatkan dari beliau. Namun kini semuanya telah sirna, tanggal 3 juni sekitar pukul 11.13 aku dikejutkan oleh SMS dari anak-anak Legio RPD yang isi " Bang Mami sudah meninggal jalm 9.55 di RS. ST. Boromeus". Awalnya aku kurang percaya akan SMS tersebut karena SMS yang sama sempat aku terima sekitar seminggu sebelumnya, namun kali ini aku percaya bahwa suster " Mami" franchine sudah meninggal. Selamat Jalan "mami" Franchine semoga beristirahat kekal bersama-Nya. Kata-katamu " Prinsip, disiplin dan Tanggungjawab akan selalu kukenang seumur hidupku.
" Gambar Manufahinya gak ada ya padahal bagus lho ada pantai betano plus benteng portugisnya,pantai selihasan dan sungai karaulun tidak kalah dgn Distrik yang lain. Apalagi kalo ada cerita perjalanan dari Dilli naik ke Dare trus ke Aileu masuk ke Maubessi Ainaro bisa petik bunga edelweis di pinggir jalan (jadi ingat tahun 1991) Obrigado ba maun nia blog,gambar diak los (dari Yudis)." Ya, Ketika aku membaca komentar dari teman di atas, aku cukup merasa tersanjung..eeee..maklum belum pernah ada yang memberikan komentar buat blogku. Tapi syukur sekarang sudah mulai ada pengemar..eeee Banyak orang mengenal Timor Leste dari Sumber gas dan minyak tapi mereka lupa bahwa Timor Leste juga punya banyak sektor turism yang tidak kalah menarik dengan Bali. Beberapa sektor turism yang cukup dikenal di Timor Leste diantaranya: Pulau Jaco dan Com (lospalos), Pousada Maubessi, Pousada Baucau, Cristo Rei, Patung Paus Yoh. Paulus II tasi tolu (Dili), Kebun Kopi (Ermera), Tugu Integrasi Balibo (...
Comments