Tak terasa sebentar lagi tahun 2010 akan berakhir. Ada begitu banyak kisah-kisah indah kita lewati bersama tahun 2010. Punya jabatan baru, keluarga baru, teman baru, lingkungan baru dan tentu saja masih banyak hal baru lainnya yang kita nikmati di tahun 2010. Mungkin ada yang bertanya seindah itukah hidup di tahun 2010? tentu saja tidak! ada begitu banyak kejadian memiluhkan yang terjadi di tahun 2010; bencana banjir, tanah longsor, gempa bumi, kekeringan, perang, kelaparan, letusan gunung berapi, perceraian, perkosaan, perselingkuhan dan lebih menyedihkan lagi adalah semakin minimnya kasih sayang dan kepedulian kepada sesama yang kurang beruntung seperti yang kita dapatkan di tahun 2010. Dalam bahasa Tetum ada istilah Mundo ne Kabuar ( dunia ini bulat); kadang di atas, kadang di bawah, begitupun dengan kehidupan yang kita jalani ini, kadang senang kadang sedih. Maka alangkah indahnya kalau kita melepaskan tahun 2010 ini dengan tetap bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan yang telah memberi waktu kepada kita selama setahun untuk berkarya dan berbakti kepadaNya. Amin..
Beberapa hari yang lalu penulis beserta keluarga yang lain menghadiri acara kawin adat yang di selenggarakan oleh keluarga kedua mempelai. Kebetulan yang pengantin laki adalah saudara sepupu jadi aku berusaha untuk hadir di acara ini.. Kawin adat sebetul adalah sebuah proses dimana kedua mempelai berjanji untuk mengikat tali pernikahan sah secara adat dan telah direstui oleh kedua belah pihak. Nah, dalam tulisan kali ini penulis tidak akan membahas sejarah munculnya kawin adat di Timor Leste tapi yang penulis tekankan disini adalah tata cara pernikahan adat yang diakui secara luas di Timor Leste. Proses pernikahan adat meliputi beberapa tahap: 1. Tahap persiapan Pada tahap ini, keluarga mempelai laki mengundang sanak saudara untuk duduk bersama dan meyiapkan strategi apa yang harus diomongkan ketika berhadapan dengan pihak mempelai wanita. Strategi yang penulis maksud disini adalah berapa biaya yang harus dipersiapkan oleh mempelai laki sebelum dibayarkan ke pihak mempelai...
Comments