Kota Dili, selain dibanjiri oleh Hotel, restaurant, mini market,dan kegiatan bisnis lainnya, masih ada juga beberapa pasar tradisional yang sering ramai dikunjungi para pembeli diantaranya pasar Becora, pasar Taibesi, pasar Halilaran, dan pasar Komoro. Dari sekian nama pasar yang telah penulis sebutkan di atas pasar halilaranlah yang sering banyak dikunjugi para pembeli. Ada beberapa alasan yang membuat orang sering belanja di pasar Halilaran yakni ketersediaan sayur-sayuran yang bervariasi dengan harga murah, juga penjualan pakaian bekas yang sangat diminati oleh masyarakat Timor Leste maupun orang bule yang dinas di Timor Leste. Dipasar halilaran selain masyarakat lokal ada juga beberapa pedagang dari Cina dan Indonesia yang menjual dagangangnya.
" Gambar Manufahinya gak ada ya padahal bagus lho ada pantai betano plus benteng portugisnya,pantai selihasan dan sungai karaulun tidak kalah dgn Distrik yang lain. Apalagi kalo ada cerita perjalanan dari Dilli naik ke Dare trus ke Aileu masuk ke Maubessi Ainaro bisa petik bunga edelweis di pinggir jalan (jadi ingat tahun 1991) Obrigado ba maun nia blog,gambar diak los (dari Yudis)." Ya, Ketika aku membaca komentar dari teman di atas, aku cukup merasa tersanjung..eeee..maklum belum pernah ada yang memberikan komentar buat blogku. Tapi syukur sekarang sudah mulai ada pengemar..eeee Banyak orang mengenal Timor Leste dari Sumber gas dan minyak tapi mereka lupa bahwa Timor Leste juga punya banyak sektor turism yang tidak kalah menarik dengan Bali. Beberapa sektor turism yang cukup dikenal di Timor Leste diantaranya: Pulau Jaco dan Com (lospalos), Pousada Maubessi, Pousada Baucau, Cristo Rei, Patung Paus Yoh. Paulus II tasi tolu (Dili), Kebun Kopi (Ermera), Tugu Integrasi Balibo (...


Comments