Kota Dili sebagai ibu kota negara kian hari kian sempit. Hal ini ditandai dengan munculnya restoran, hotel dan perumahan baru ditepi bukit sekitar kota Dili. Gunung yang dulunya tanpa penghuni kini mulai digali dan diratakan supaya bisa membangun rumah pribadi atau hotel. Lemahnya aturan hukum tata kota dimafaatkan oleh para pemilik modal untuk membangun rumah, restorant, dan hotel tanpa memikirkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.
Beberapa hari yang lalu penulis beserta keluarga yang lain menghadiri acara kawin adat yang di selenggarakan oleh keluarga kedua mempelai. Kebetulan yang pengantin laki adalah saudara sepupu jadi aku berusaha untuk hadir di acara ini.. Kawin adat sebetul adalah sebuah proses dimana kedua mempelai berjanji untuk mengikat tali pernikahan sah secara adat dan telah direstui oleh kedua belah pihak. Nah, dalam tulisan kali ini penulis tidak akan membahas sejarah munculnya kawin adat di Timor Leste tapi yang penulis tekankan disini adalah tata cara pernikahan adat yang diakui secara luas di Timor Leste. Proses pernikahan adat meliputi beberapa tahap: 1. Tahap persiapan Pada tahap ini, keluarga mempelai laki mengundang sanak saudara untuk duduk bersama dan meyiapkan strategi apa yang harus diomongkan ketika berhadapan dengan pihak mempelai wanita. Strategi yang penulis maksud disini adalah berapa biaya yang harus dipersiapkan oleh mempelai laki sebelum dibayarkan ke pihak mempelai...


Comments