Bagi pengemar sepak Bola termasuk penulis, ajang Sepak bola piala dunia merupakan moment yang sangat ditunggu-tunggu. Piala dunia sepak Bola 2010 yang berlangsung di Afrika selatan seakan menyihir seantero dunia tak terkecuali Timor Leste. Di Timor Leste, kira-kira seminggu sebelum ajang piala dunia ini berlangsung, para petinggi TVTL (Televisaun de Timor Leste) telah menyampaikan secara langsung ke publik bahwa TVTL telah bekerja sama ABU (Asia-pasific Broadcasting Union) akan menyiarkan secara langsung pertanding akbar ini selama satu bulan dari 11 juni-11 juli 2010 bagi para pencinta olahraga sepak bola di Timor Leste. Di moment yang bersamaan pihak FFTL (Federação de Futebol de Timor Leste) membagikan projector sebanyak 13 buah ke FFTL cabang District agar masyarakat yang tinggal di District bisa menonton Piala Dunia 2010. Bagi penulis maupun bagi seluruh masyarakat Timor Leste patut berterima kasih kepada pihak TVTL yang telah berusaha secara maksimal agar event internasional ini bisa dinikmati oleh masyarakat Timor Leste.
Beberapa hari yang lalu penulis beserta keluarga yang lain menghadiri acara kawin adat yang di selenggarakan oleh keluarga kedua mempelai. Kebetulan yang pengantin laki adalah saudara sepupu jadi aku berusaha untuk hadir di acara ini.. Kawin adat sebetul adalah sebuah proses dimana kedua mempelai berjanji untuk mengikat tali pernikahan sah secara adat dan telah direstui oleh kedua belah pihak. Nah, dalam tulisan kali ini penulis tidak akan membahas sejarah munculnya kawin adat di Timor Leste tapi yang penulis tekankan disini adalah tata cara pernikahan adat yang diakui secara luas di Timor Leste. Proses pernikahan adat meliputi beberapa tahap: 1. Tahap persiapan Pada tahap ini, keluarga mempelai laki mengundang sanak saudara untuk duduk bersama dan meyiapkan strategi apa yang harus diomongkan ketika berhadapan dengan pihak mempelai wanita. Strategi yang penulis maksud disini adalah berapa biaya yang harus dipersiapkan oleh mempelai laki sebelum dibayarkan ke pihak mempelai...

Comments