Skip to main content

Berlibur ke Sari Arter

Hari minggu yang lalu, penulis diajak teman bersama keluarganya untuk berlibur ke taman wisata Sari Ater Bandung atau persisnya terletak di kota Subang. Sebelumnya penulis sudah melakukan kunjungan ke tempat ini, cuma waktu sudah sangat lama yakni sekitar tahun 1998an. Jadi ini merupakan kunjungan yang kedua ke taman wisata Sari Arter. Sepanjang perjalanan banyak sekali terjadi obrolan yang menarik, mulai dari obrolan mengenai indahnya hamparan kebun teh yang kami temui di sepanjang jalan  Tangkubang Perahu dan sekitarnya hingga obrolan serius mengenai situasi perkembang perpolitikan di Timor Leste. Bagi para pembaca yang mungkin pernah berkunjung ke Sari ater tentu punya pengalaman yang menarik dan patut untuk diceritakan bagi yang hendak berkunjung ke tempat ini. Begitu juga dengan penulis, walau sudah pernah berkunjung, Sari ater tetap memberi kesan tersendiri di benak penulis untuk di ceritakan di blog ini.

Tiket
Untuk menikmati fasilitas yang ada di tempat wisata Sari Ater, para pengunjung akan dikenakan biaya masuk sekitar 15 ribu perorang dan biaya tersebut belum termasuk biaya parkiran.

Air Panas
Tempat pemandian air panas Sari Ater terdiri dari beberapa kolam mulai dari yang ukuran anak-anak hingga untuk orang dewasa. Untuk bisa menikmati fasilitas ini para pengunjung akan dikenakan biaya Rp.35.000 dan kalau mau yang lebih private bisa pilih yang Rp.45.000.

Massages
Selain menikmati fasilitas kolam renang berair panas, bagi para tamu yang kelelahan akibat perjalanan jauh bisa menikmati layanan pijat yang di kenakan biaya Rp.45.000 selama 45 menit.

Restoran dan minimarket
Bagi para tamu yang hobi makan dan belanja, bisa meluangkan waktu untuk berbelanja berbagai souvenir (baju, pakaian renang, dll) sambil menikmati hidangan yang disediakan para pemilik restoran di sekitar area.

Larangan
Sebagai teman wisata berair panas, pihak pengelola melakukan berbagai macam cara menarik para wisatawan untuk mengunjugi tempat ini. Selain beberapa fasilitas yang telah penulis sebutkan di atas, ada juga beberapa larangan yang tetap harus dipatuhi oleh para pengunjung diantaranya:
Dilarang merokok disekitar kolam renang, dilarang membuang sampah sembarang, dilarangn mandi berlama-lama dikolam bagi para penderita jantung, asma dan lever serta larangan lainnya.

Setelah berpuas ria dikolam renang air panas Sari ater, sambil beristirahat sejenak, pikiran penulis menerawan ke bumi Timor Leste terutama ke hot water spring Marobo distrik Maliana. Walau penulis sendiri belum mengunjungi tempat tersebut, namun dari referensi yang penulis dapat dari blog http://barrygreville-eyres.blogspot.com/ Memperlihat beberapa foto seperti yang terlihat di bawah ini:

source:  http://barrygreville-eyres.blogspot.com/
source:  http://barrygreville-eyres.blogspot.com/


Dilihat sekilas bila dibandingkan dengan Taman wisata Sari Ater, Taman wisata Marobo milik kebanggaan masyarakat Timor Leste masih kalah jauh dibanding Sari ater. Terutama dalam hal managemen dan penataan taman wisata marobo untuk bisa menarik para wisatawan lokal maupun luar negeri. Penulis berharap semoga para pengambil kebijakan di Timor Leste mulai memikirkan bagaimana memajukan dan melestarikan sektor  wisata yang tersebar di berbagai distrik  agar para wisatawan tertarik untuk mengunjunginya.
.

Comments

Hi Paul, I think its fantastic that you are blogging and promoting your wonderful country at the same time - well done and keep up the good work!! Regards, Barry
Thanks Barry for visited. Every Timorenses people's has obligation to promote this tiny country through blogging or online media.I believe that people who have visited this country has special experiences as you did in your blog.Nice to meet you and keep in touch.paul
VDITYV PRVYOGV said…
Halo.. Great Blog, BTW visit to Timor Leste Travel
thanks for giving a comments..

Popular posts from this blog

Same-Betano

" Gambar Manufahinya gak ada ya padahal bagus lho ada pantai betano plus benteng portugisnya,pantai selihasan dan sungai karaulun tidak kalah dgn Distrik yang lain. Apalagi kalo ada cerita perjalanan dari Dilli naik ke Dare trus ke Aileu masuk ke Maubessi Ainaro bisa petik bunga edelweis di pinggir jalan (jadi ingat tahun 1991) Obrigado ba maun nia blog,gambar diak los (dari Yudis)." Ya, Ketika aku membaca komentar dari teman di atas, aku cukup merasa tersanjung..eeee..maklum belum pernah ada yang memberikan komentar buat blogku. Tapi syukur sekarang sudah mulai ada pengemar..eeee Banyak orang mengenal Timor Leste dari Sumber gas dan minyak tapi mereka lupa bahwa Timor Leste juga punya banyak sektor turism yang tidak kalah menarik dengan Bali. Beberapa sektor turism yang cukup dikenal di Timor Leste diantaranya: Pulau Jaco dan Com (lospalos), Pousada Maubessi, Pousada Baucau, Cristo Rei, Patung Paus Yoh. Paulus II tasi tolu (Dili), Kebun Kopi (Ermera), Tugu Integrasi Balibo (...

Proses kawin adat di Timor Leste!!!!

Beberapa hari yang lalu penulis beserta keluarga yang lain menghadiri acara kawin adat yang di selenggarakan oleh keluarga kedua mempelai. Kebetulan yang pengantin laki adalah saudara sepupu jadi aku berusaha untuk hadir di acara ini.. Kawin adat sebetul adalah sebuah proses dimana kedua mempelai berjanji untuk mengikat tali pernikahan sah secara adat dan telah direstui oleh kedua belah pihak. Nah, dalam tulisan kali ini penulis tidak akan membahas sejarah munculnya kawin adat di Timor Leste tapi yang penulis tekankan disini adalah tata cara  pernikahan adat yang diakui secara luas di Timor Leste. Proses pernikahan adat meliputi beberapa tahap: 1. Tahap persiapan Pada tahap ini, keluarga mempelai laki mengundang sanak saudara untuk duduk bersama dan meyiapkan strategi apa yang harus diomongkan ketika berhadapan dengan pihak mempelai wanita. Strategi yang penulis maksud disini adalah berapa biaya yang harus dipersiapkan oleh mempelai laki sebelum dibayarkan ke pihak mempelai...

Mari menelusuri kota Gleno-Ermera

Sekitar jam 9.30 WTL, saya bersama beberapa teman berkunjung ke kota Gleno di District Ermera. Ada beberapa aktivitas yang akan dilakukan di Gleno diantaranya: megunjungi kantor Administrador Distrito dan kantor Penjara Gleno. Aktivitas tersebut telah dijadwal bersama dengan teman-teman kementerian justice untuk melakukan survey ke Penjara Gleno Ermera. Sepanjang perjalanan mulai dari Tibar; kita akan menjumpai beberapa ruas jalan yang mulai rusak parah dan sangat membahayakan pagi para pengendara sepeda motor maupun mobil.   Bila dalam waktu dekat, kondisi ini tidak cepat ditangani, maka akan sangat berdampak buruk bagi aktivitas perekonomian masyarakat Ermera. Sekitar jam 11.30 kami tiba di kota Gleno. Sambil istirahat, dan melakukan check terhadap terhadap perangkat komunikasi di kantor Administrador Ermera. Kami melanjukan perjalanan ke penjara Gleno. Perjalanan dari kantor Administrador ke penjara memakan waktu sekitar 10 menit. Kota Gleno yang dikelilingi oleh hamparan s...