Awalnya penulis tidak berniat untuk membuat blog lagi. Alasannya sederhana, blog yang aku miliki sekarang juga pemanfaatannya belum maksimal, kenapa harus bikin blog baru lagi?. Blog baru dengan alamat http://anc-tl.blogspot.com/ sebenarnya dibuat untuk mencounter beberapa isu yang berhubungan dengan ICT di Timor leste dan sangat ramai dibicarakan di salah satu group facebook yang kebetulan penulis juga merupakan salah satu anggotanya. Isu-isu dan komentar-komentar yang ada di group tersebut, menurut penulis semakin tidak terarah dan tidak berimbang, yang ada hanyalah saling menyalahkan satu sama lain. Supaya informasi yang disampaikan di group tersebut berimbang dan dapat di percaya, maka penulis menawarkan diri untuk membuat blog ke seorang teman dimana departemen yang dipimpinnya menjadi bahan sorotan di group tersebut. Membuat blog baru tentu menjadi hal yang menarik, terlebih di bulan april ini banyak fitur yang ditawarkan oleh pihak blogger. Salah satu fitur yang penulis pilih adalah templatenya. Dari deretan template tersebut, penulis lebih memilih template yang bergaya dynamic view seperti terlihat http://anc-tl.blogspot.com/. Sebenarnya masih banyak template yang lain, tergantung selera para blogger. Begitupun cara membuat atau mendesainnya. Bagi yang terbiasa membuat blog tentu tidak susah untuk mencoba fitur-fitur baru tersebut. Selamat mencoba...
Beberapa hari yang lalu penulis beserta keluarga yang lain menghadiri acara kawin adat yang di selenggarakan oleh keluarga kedua mempelai. Kebetulan yang pengantin laki adalah saudara sepupu jadi aku berusaha untuk hadir di acara ini.. Kawin adat sebetul adalah sebuah proses dimana kedua mempelai berjanji untuk mengikat tali pernikahan sah secara adat dan telah direstui oleh kedua belah pihak. Nah, dalam tulisan kali ini penulis tidak akan membahas sejarah munculnya kawin adat di Timor Leste tapi yang penulis tekankan disini adalah tata cara pernikahan adat yang diakui secara luas di Timor Leste. Proses pernikahan adat meliputi beberapa tahap: 1. Tahap persiapan Pada tahap ini, keluarga mempelai laki mengundang sanak saudara untuk duduk bersama dan meyiapkan strategi apa yang harus diomongkan ketika berhadapan dengan pihak mempelai wanita. Strategi yang penulis maksud disini adalah berapa biaya yang harus dipersiapkan oleh mempelai laki sebelum dibayarkan ke pihak mempelai...

Comments